Pertamina dan AKR Ditetapkan sebagai Penyalur Resmi BBM Subsidi
Jumat, 12 Desember 2014 | 17:15 WIBJakarta - PT Pertamina (persero) dan PT AKR Corporindo Tbk menjadi badan usaha penyalur bahan bakar minyak (BBM) subsidi tahun 2015. Penetapan kedua badan usaha itu merupakan hasil seleksi dan evaluasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng mengatakan pihaknya mengundang 82 badan usaha untuk mengikuti seleksi penyaluran BBM subsidi. Namun hanya 23 badan usaha yang melakukan pendaftaran dan mengambil dokumen seleksi. Dari 23 badan usaha itu hanya 5 badan usaha yang menyampaikan kesiapan untuk mendistribusikan BBM subsidi yakni Pertamina, AKR Corporindo, PT Surya Parna Niaga, PT Nusantara Sumber Energi dan PT Tri Wahana Universal.
"Kelima badan usaha tersebut selanjutnya dievaluasi meliputi administrasi teknis dengan melakukan verifikasi. Melalui Sidang Komite BPH Migas diputuskan 2 badan usaha yang dapat melakukan penyaluran yakni Pertamina dan AKR Corporindo," kata Andy dalam acara Penyerahan surat keputusan penugasan penyediaan dan pendistribusian jenis bahan bakar minyak tertentu 2015 di Jakarta, Jumat (12/12).
Andy menuturkan kuota BBM subsidi 2015 sebesar 16 juta kilo liter (KL). Dari alokasi tersebut, Pertamina mendapat jatah 45.355.000 KL dengan rincian Premium sebesar 29.460.000 KL, minyak tanah 850 ribu KL dan Solar 15.045.000 KL. Sedangkan AKR Corporindo mendapat jatah sebesar 645 ribu KL dengan rincian Premium sebanyak 20 ribu KL dan Solar 625 ribu KL.
"Bisnis hilir dalam menyalurkan BBM subsidi penuh resiko. Mengeluarkan uang duluan, menyalurkan duluan baru dibayarkan. Tidak semua sanggup baik dari segi finansial, infrastruktur," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia
EKONOMIBERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




