Kuartal III 2012, Adhi Karya Rights Issue Rp 800 M
Selasa, 24 Januari 2012 | 17:44 WIB
Pemerintah akan tetap menjadi pemegang saham atau memegang 51 persen
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana menggelar penawaran umum terbatas (rights issue) minimal sebesar Rp 800 miliar, yang rencananya akan dilaksanakan pada kuartal III 2012.
Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan menjelaskan, dalam aksi korporasi tersebut perseroan akan mengeluarkan saham baru. Namun, ia enggan untuk menyebutkan jumlah saham yang akan dilepas.
Kiswodarmawan hanya mengatakan saham pemerintah tidak akan terdilusi dalam kepemilikan saham tersebut. Sebab, lanjut dia, pemerintah akan tetap menjadi pemegang saham atau memegang 51 persen.
Menurut Kiswodarmawan, aksi korporasi tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN Dahlan Iskan. Selanjutnya, tambah dia, akan diajukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) yang baru akan disahkan pada September mendatang.
"Untuk itu, besarnya rights issue akan sangat tergantung pada kemampuan pemerintah dalam mengeksekusi rights issue tersebut," ungkap Kiswodarmawan di Jakarta, hari ini.
Kiswodarmawan menjelaskan dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan di perseroan di tiga segmen bisnis mereka. Ketiga segmen tersebut adalah Engineering Procurement and Construction (IPC), pengembangan property, dan proyek Indipendent Power Producer (IPP).
"Untuk IPP, kami akan masuk pembangkit listrik PT Antam Tbk (ANTM) di Pomalaa, Sulawesi Tenggara," tandas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




