ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Komitmen 3 Paslon Suntik Mati PLTU Batu Bara Ditunggu Publik

Selasa, 16 Januari 2024 | 10:37 WIB
AF
WP
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: WBP
Ilustrasi PLTU Suralaya.
Ilustrasi PLTU Suralaya. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com- Keseriusan dan komitmen tiga pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden terkait kebijakan penghentian operasi PLTU batu bara ditunggu publik. Langkah ini penting sebagai upaya transisi dari energi fosil ke energi lebih ramah lingkungan.

Pengamat hukum lingkungan Grita Anindarini Widyaningsih menyatakan semua paslon dalam visi misinya sudah berkomitme akan mengakhiri operasi PLTU batu bara. Namun, belum ada yang memberikan gambaran detail kebijakan memensiunkan PLTU berbahan bakar fosil itu.

"Target waktunya ini yang betul-betul kita nanti, bagaimana komitmen para paslon untuk bisa sedini mungkin menghentikan PLTU," tutur Deputi Direktur Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) ini saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (15/1/2024).

ADVERTISEMENT

Grita mengatakan setiap paslon perlu membuat target peta jalan penghentian PLTU batu bara, sehingga penggunaan energi fosil dapat sepenuhnya beralih ke energi baru terbarukan (EBT) maksimal pada 2050.

"Fosil fuel dan PLTU ini memang harus tutup maksimal pada 2050 by mid century. Jadi satu hal yang ingin kami dengarkan komitmennya adalah kapan," ujar dia.

Dia mengatakan setiap paslon juga perlu memikirkan kesiapan EBT secepatnya sejalan target transisi energi.  Pasalnya, fase dari batu bara ke EBT akan memengaruhi pendapatan daerah yang menggantungkan hidupnya dari batu bara. Setiap paslon harus memastikan mereka siap menghadapi penutupan PLTU batu bara.

"Bagaimana membangun kesiapan dalam negeri ketika PLTU ini akan ditutup, karena kita tidak dapat memungkiri juga ketika PLTU ditutup, impact-nya akan besar, apalagi pada daerah yang sangat tergantung pada batu bara," kata Grita.

Debat keempat Pilpres 2024 akan diikuti kedua kalinya oleh para cawapres pada Minggu, 21 Januari 2024 mendatang. Sejumlah topik yang akan menjadi bahasan adalah pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon