BKF: Surplus Neraca Dagang Bukti Ketahanan Ekonomi Indonesia
Selasa, 23 April 2024 | 15:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menilai surplus neraca perdagangan Indonesia menjadi bukti ketahanan perekonomian Indonesia.
Pada Maret 2024, neraca dagang Indonesia kembali surplus sebesar US$ 4,47 miliar, memperpanjang rentetan surplus selama 47 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Dikatakan Febrio, capaian positif ini patut disyukuri, apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Surplus neraca perdagangan ini menunjukkan ketahanan ekonomi domestik yang sangat baik,” ujar Febrio Kacaribu, Selasa (23/2/2024).
Surplus pada Maret 2024 meningkat US$ 1,64 miliar dibandingkan dengan Februari 2024, serta lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 2,83 miliar. Secara total, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari hingga Maret mencapai US$ 7,31 miliar.
Febrio menambahkan, 2024 akan diwarnai berbagai tantangan ekonomi global, seperti ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi Tiongkok.
Pemerintah akan terus memantau dampak dari kondisi tersebut, serta mempersiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk dalam mendorong hilirisasi sumber data akan, meningkatkan daya saing produk ekspor nasional, hingga mendiversifikasi mitra dagang utama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




