Borobudur Jadi Spiritual Tourism Destination, InJourney Siap Sambut Ribuan Umat Buddha
Rabu, 8 Mei 2024 | 12:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - InJourney siap menyambut ribuan umat Buddha di perayaan Waisak BE 2568 di Candi Borobudur. Hal ini sejalan dengan tujuan InJourney yang ingin menjadikan candi di daerah Magelang itu sebagai spiritual tourism destination.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono mengatakan, rangkaian acara akan berlangsung mulai 18-25 Mei 2024. Adapun tujuan dari perayaan tersebut untuk merayakan kebersamaan lintas agama dan budaya, serta menghadirkan pengalaman spiritual mendalam bagi ribuan umat Buddha dan masyarakat yang akan hadir.
"Ini adalah momentum yang luar biasa yang tidak hanya untuk perayaan Waisak, tetapi untuk umat Buddha seluruh Indonesia karena ke depan akan ada repositioning untuk Candi Borobudur, yang tadinya adalah cagar budaya akan menjadi tempat ibadah spiritual tourism," ungkapnya dalam jumpa pers pengaturan perayaan Waisak di Borobudur di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).
Maya berharap momentum Waisak nanti dapat menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat umat Buddha di Indonesia dan menjadi kebanggan Indonesia di mata dunia nantinya, terlebih katanya, acara Waisak nanti akan disiarkan secara live di berbagai negara.
Dia turut menambahkan, perayaan Hari Tri Suci Waisak di kawasan Candi Borobudur bukan hanya tentang merayakan ritual keagamaan, tetapi tentang merajut semangat toleransi dan harmoni dalam keberagaman masyarakat Indonesia.
Melalui kolaborasi lintas sektor, dia berharap dapat mengangkat nilai-nilai universal Candi Borobudur sebagai pusat spiritual holistik yang mendunia.
"Harapannya enggak hanya untuk Indonesia, tetapi seluruh dunia bisa melihat bagaimana keharomisan umat dan budaya di Candi Borobudur," katanya.
"Saya rasa momentum ini sangat luar biasa untuk menampilkan ini ke dunia," tambahnya.
Lebih lanjut, dia membeberkan ke depannya akan ada banyak hal yang akan di lakukan di kawasan Candi Borobudur, seperti saat ini telah dilakukan penataan ulang kawasan Borobudur menjadi tiga zonasi.
"Kita tata ulang dengan rapi dan juga pembangunan tempat-tempat untuk umat Buddha, museum, dan lain sebagainya. Untuk ke depannya kita bisa menjadikan Candi Borobudur sebagai candi Budhha terbesar di dunia," tandasnya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




