Saham Migas dan Tambang Small Caps Akan Bersinar di 2024
Kamis, 16 Mei 2024 | 08:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saham migas dan pertambangan khususnya kategori kapitalisasi pasar di bawah US$ 500 juta (small caps) pada 2024 akan bersinar ditopang potensi kenaikan harga minyak dunia.
"Saham migas dan tambang didukung perkiraan harga minyak dunia Brent yang baru direvisi naik untuk 2024 dan 2025," kata Head of Research RHB Sekuritas Indonesia, Andrey Wijaya dalam acara peluncuran edisi ke-14 RHB Indonesia Small Cap Jewels Rabu (16/5/2024), dikutip dari Investor Daily.
Dia mengatakan potensi kenaikan harga minyak menyusul meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah antara Israel dan Hamas. Selain itu, Badan Informasi Energi (IEA) menyebut pengiriman minyak telah dialihkan tahun ini karena serangan militan Houthi yang berbasis di Yaman di Laut Merah.
Harga minyak WTI kontrak Juni pada Rabu (15/5/2024) mencapai US$ 78,63 per barel, naik 61 sen atau 0,78%. Sepanjang tahun ini, minyak mentah AS telah naik 9,7%. Sementara minyak Brent acuan global kontrak Juli mencapai US 82,75 per barel, naik 37 sen atau 0,45%. Sejak awal 2024, minyak acuan global telah menguat 7,4%. Sedangkan sepanjang Mei 2024, minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 4% dan 5,82%.
Dia mengatakan pihaknya juga optimistis sektor energi baru terbarukan (EBT) akan prospektif karena pemerintahan baru hasil Pemilu 2024 berkomitmen mendorong emisi bersih dan lingkungan hijau.
Dia mengatakan edisi terbaru riset RHB Indonesia yang berisi 20 perusaahaan dengan market cap kurang US$ 500 juta, sekitar 20% disumbangkan saham migas dan pertambangan. Selain itu, sektor layanan taksi, energi terbarukan, perbankan digital, dan produk makanan ringan. "Sekitar setengah dari pilihan saham adalah penambahan saham baru, sesuai dinamika pasar," kata dia.
Sementara performa 20 perusahaan kapitalisasi kecil dalam edisi 2023 memberikan hasil sebesar 11,4%, melebihi indeks IDX small mid cap 17,5% dan Indeks Komposit Jakarta (JCI) 5,7%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




