Dahului The Fed, Bank Sentral Eropa Kemungkinan Akan Turunkan Suku Bunga
Kamis, 6 Juni 2024 | 13:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bank Sentral Eropa (ECB) berencana mendahului Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga. Presiden ECB Christine Lagarde dan pejabat lainnya telah mengindikasikan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar seperempat poin dari rekor tertinggi saat ini sebesar 4%.
Lagarde menyatakan pada akhir bulan lalu bahwa dia sangat yakin inflasi di zona Euro telah terkendali. Pernyataannya, bersama dengan pernyataan dari pejabat ECB lainnya, membuat para analis yakin bahwa pemotongan suku bunga akan terjadi pada Kamis ini.
Di Eropa, lonjakan inflasi dipicu oleh Rusia yang menghentikan sebagian besar pasokan gas alam, serta gangguan pasokan bahan mentah dan suku cadang ketika ekonomi global pulih dari pandemi Covid-19.
Meskipun zona euro awalnya sangat terpengaruh oleh kebijakan Rusia, lonjakan harga energi yang diakibatkannya kini sebagian besar telah mereda, dan inflasi turun menjadi 2,6% pada Mei 2024 dari puncaknya sebesar 10,6% pada Oktober 2022. Inflasi ini berada dalam kisaran target ECB sebesar 2%.
Bank-bank sentral besar di seluruh dunia kini cenderung menurunkan suku bunga. Bank sentral di negara-negara kecil seperti Swedia, Swiss, Hongaria, dan Republik Cheska telah memulai langkah ini.
BACA JUGA
Wall Street Cetak Rekor Berkat AI
Para pembuat kebijakan Bank of England juga akan bertemu pada 20 Juni, tetapi belum jelas apakah mereka akan menurunkan suku bunga dari 5,25%. Jepang, yang memiliki ekonomi unik di antara negara-negara besar, telah mulai menaikkan suku bunga setelah bertahun-tahun berada di bawah nol dengan inflasi rendah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




