ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Saham Teknologi Dorong Penguatan Wall Street

Jumat, 13 September 2024 | 05:33 WIB
IH
AD
Penulis: Indah Handayani | Editor: AD
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street.
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (AFP)

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa perdagangan Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat pada perdagangan Kamis (12/9/2024). Hal ini terjadi karena saham teknologi diborong investor. Selain itu, harapan akan pemangkasan suku bunga The Fed seakan semakin nyata.

Mengutip CNBC International, Jumat (13/9/2024), S&P 500 naik 0,75% dan ditutup pada level 5.595,76, menandai penguatan empat hari berturut-turut. Sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 235,06 poin atau 0,58% dan berakhir di level 41.096,77. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 1% dan ditutup pada level 17.569,68.

S&P 500 berhasil memangkas kerugian September menjadi 0,9% dan berada sekitar 1,3% dari rekor tertingginya.

ADVERTISEMENT

Saham-saham teknologi besar dan perusahaan semikonduktor reli pada Kamis, yang menjadi pendorong pasar selama perdagangan sore. Saham Nvidia, melonjak 1,9%, sementara Alphabet dan Meta Platforms, induk dari Facebook, masing-masing naik lebih dari 2%.

Data inflasi AS yang dirilis pekan ini menjadi data terakhir sebelum pertemuan The Fed pada 17-18 September mendatang. Para bankir diperkirakan secara luas akan mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin persentase.

Indeks harga produsen (PPI) yang dirilis Kamis (12/9/2024), yang mengukur rata-rata perubahan harga yang diterima oleh bisnis untuk barang dan jasa mereka, mencerminkan kenaikan harga grosir sebesar 0,2% pada Agustus, sesuai dengan ekspektasi.

Laporan PPI ini mengikuti data inflasi konsumen yang dirilis pada Rabu (11/9/2024), yang menunjukkan sedikit kenaikan harga inti, tetapi juga bahwa inflasi pada bulan Agustus turun ke level terendah sejak Februari 2021.

Selain itu, data klaim pengangguran AS mingguan yang dirilis pada Kamis, juga menunjukkan peningkatan kecil dalam jumlah individu yang mengajukan tunjangan pengangguran naik menjadi 230.000 untuk minggu yang berakhir pada 7 September.

Investor baru saja melewati sesi perdagangan yang bergejolak, yang pada awalnya tertekan oleh laporan indeks harga konsumen sebelum akhirnya saham-saham teknologi bangkit pada akhir hari, membantu acuan utama pulih dari posisi terendah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon