Indonesia Perlu Atur Produksi Tambang agar Bisa Kontrol Suplai dan Permintaan Global
Jumat, 27 September 2024 | 05:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Proses hilirisasi tambang Indonesia sudah berjalan cukup baik dan konsisten. Hal yang perlu diperhatikan tingkat produktivitas yang seimbang supaya tidak membuat pasokan berlebih atau over supply secara global. Hal tersebut berpotensi mempengaruhi harga komoditas industri pertambangan.
Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan harga komoditas mineral dan batu bara memang sangat volatile (fluktuasi). Salah satunya dipengaruhi pasokan dan permitaan (supply demand) secara global.
“Selain itu, dipengaruhi (tensi) geopolitik. Nah, ini yang tidak bisa kita kontrol atau sebut external factor. Namun yang perlu dilakukan misalnya dengan mengatur tingkat produksi sehingga supply-demand itu bisa terkontrol dengan baik,” tutur Rizal Kasli dalam “Investor Market Today” di IDTV, Kamis (26/9/2024).
Contohnya, sebut Rizal, produksi nikel domestik saat ini sudah berlebihan. Oleh sebab itu, dia mewanti-wanti supaya pasokan dalam negeri dapat dijaga agar tidak mempengaruhi stok global. Jika pasokan berlebih, harga nikel global bisa turun karena Indonesia salah satu produsen besar dunia.
Program hilirisasi yang digalakkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sukses meningkatkan nilai tambah dan ekspor komoditas nikal. Tak tanggung-tanggung, nilai ekspor nikel Indonesia melejit hingga 10 kali lipat dibandingkan sebelum pemerintah menggalakkan program hilirisasi dan hanya menjual komoditas mentah atau bijih nikel.
Kementerian Investasi mencatat nilai ekspor nikel pada 2023 mencapai US$ 33,5 miliar atau setara Rp 542,06 triliun. Pada 2017-2018 pendapatan Indonesia sebelum melakukan hilirisasi nikel dan hanya mengandalkan ekspor nikel mentah hanya sebesar US$ 3,3 miliar setara Rp 53,35 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




