Ini 2 Sektor Saham Favorit Lo Kheng Hong
Rabu, 9 Oktober 2024 | 08:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Investor kawakan Lo Kheng Hong membagikan tips memilih saham. Ia menyebut ada dua sektor yang menjadi favoritnya. Apalagi sejumlah perusahaan di sektor itu memiliki laba perusahaan besar dan valuasi murah.
"Saya suka sektor perbankan. Jadi kalau lihat ada di web bank swasta terbesar nomor dua dan nomor tiga, ada nama saya di 10 besar shareholders. Tentu kita tahu bank itu labanya besar sekali dan setiap tahun bertumbuh terus. Valuasinya juga murah," ucap Lo Kheng Hong pada BNI Investor Daily Summit 2024, Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Selain perbankan, Pak Lo, sapaan akrabnya, menyebut komoditas sebagai sektor andalannya dalam berinvestasi saham. "Saya suka komoditas, karena labanya besar, dan valuasinya murah. Kalau lihat di salah satu perusahaan, tambang batu bara misalnya, ada saya di situ sebagai pemegang saham nomor dua terbesar,” jelas Lo Kheng Hong.
Selain itu, kata dia, dirinya juga menjadi pemegang saham komoditas nomor tujuh terbesar. "Saya termasuk pemegang saham nomor tujuh di saham komoditas, dan BlackRock nomor delapan. Jadi saya bisa lebih besar dari BlackRock," tambah Lo Kheng Hong.
Lo mengatakan selain laba besar dan valuasi murah, kedua sektor saham ini juga membagikan dividen setiap tahun. "Yang lain-lain, ada juga sektor yang bagus, tetapi valuasinya mahal, saya tidak memilih," pungkasnya.
Sebagai informasi, kepemilikan Lo Kheng Hong terpantau bertambah atas saham salah satu emiten energi yang bertengger di indeks LQ45, yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN (PGAS). Berdasarkan data kepemilikan per 31 Agustus 2024, jumlah saham PGN (PGAS) yang dipegang Lo Kheng Hong menjadi 194,764 juta (0,80%) saham.
Membuat Pak Lo ada di nomor tujuh daftar pemegang saham PGN tebesar. Posisi Pak Lo di atas BlackRock di nomor delapan dengan jumlah kepemilikan 175,434 juta lembar saahm (0,72%) PGAS. Jumlah kepemilikan Lo Kheng Hong per 31 Agustus tersebut sudah bertambah 44,786 juta lembar saham dibandingkan data per 30 April 2024. Saat itu, Pak Lo masih memiliki 149,978 juta lembar saham (0,62%) PGN.
Pak Lo juga memiliki koleksi saham yang cukup siginifikan di PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP). Di BNGA, Pak Lo menggenggam 25,363 juta lembar saham (0,1%). Sedangkan di OCBC NISP, Lo Kheng Hong memiliki 122,079 juta lembar saham (0,57%).
Lalu, Lo Kheng Hong juga mengoleksi 147.517.000 (5,35%) saham PT ABM Investama Tbk (ABMM), emiten tambang batu bara.
Lo Kheng Hong dikenal sebagai investor yang disebut sebagai Warren Buffet-nya Indonesia. Dia memulai investasi saham ketika berusia 30 tahun. Ia juga dikenal dengan istilah khasnya wonderful company, yakni saham perusahaan yang fundamentalnya ideal untuk investasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




