ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebijakan Tarif Baru Donald Trump Akan Lemahkan Daya Saing Manufaktur AS

Senin, 3 Februari 2025 | 11:40 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
World Health Organization (WHO) kecewa atas atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berencana menarik negaranya dari organisasi tersebut.
World Health Organization (WHO) kecewa atas atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berencana menarik negaranya dari organisasi tersebut. (AP)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi meneken surat perintah eksekutif untuk menaikkan tarif bea masuk baru pada produk Meksiko, Kanada, dan Tiongkok. Namun, upaya penerapan tarif baru yang tinggi akan lemakkan sektor manufaktur AS.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional 2012-2014 Imam Pambagyo mengatakan, Kebijakan tarif impor yang dinaikkan oleh Trump berpotensi memberikan dampak negatif pada sektor manufaktur.

"Hal itu karena industri ini sangat bergantung pada impor bahan baku dan bahan pendukung dari ketiga negara tersebut," ucapnya dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).

ADVERTISEMENT

Imam melanjutkan, meskipun lapangan kerja di sektor manufaktur AS telah menunjukkan tren positif dalam beberapa semester terakhir, tetapi kebijakan tarif baru tinggi yang diterapkan oleh Trump serta tindakan balasan dari Kanada dan Meksiko dapat mengurangi daya saing industri manufaktur AS.

"Akibatnya, pelaku bisnis di AS mungkin akan dipaksa untuk melakukan efisiensi, termasuk mengurangi jumlah tenaga kerja sebagai langkah penyesuaian," ujarnya.

Selain itu, Imam menambahkan, beberapa pengamat dan pelaku bisnis dari berbagai belahan dunia menyebut korban dari kebijakan Trump ini adalah negara AS dan masyarakatnya sendiri.

"Korban pertama dan utama dari kebijakan terbaru Trump ini adalah ekonomi dan masyarakatnya sendiri. Ekspor AS ke ketiga negara target menjadi tidak kompetitif karena dikenakan tarif retaliasi," ujarnya.

Langkah-langkah pembalasan tarif baru Trump yang direncanakan oleh Kanada dan Meksiko, yang AS terikat dalam perjanjian USMCA, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku bisnis di ketiga negara tersebut.

"Meskipun demikian, langkah ini tidak sepenuhnya mengejutkan," ujar Imam dalam menanggapi tarif baru Trump.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perang Iran Diduga Jadi Motif Percobaan Pembunuhan Donald Trump

Perang Iran Diduga Jadi Motif Percobaan Pembunuhan Donald Trump

INTERNASIONAL
Daftar Presiden AS yang Lakukan Intervensi ke Negara Lain

Daftar Presiden AS yang Lakukan Intervensi ke Negara Lain

INTERNASIONAL
Trump Jadi Presiden Aktif Pertama yang Tanda Tangannya Ada di Dolar AS

Trump Jadi Presiden Aktif Pertama yang Tanda Tangannya Ada di Dolar AS

EKONOMI
Trump Nominasikan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed

Trump Nominasikan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed

EKONOMI
Pelajaran untuk Indonesia dari Venezuela: Berkah Tuhan Jadi Kutukan

Pelajaran untuk Indonesia dari Venezuela: Berkah Tuhan Jadi Kutukan

INTERNASIONAL
Trump Ancam Pengawas Udara di Tengah Kekacauan Penerbangan AS

Trump Ancam Pengawas Udara di Tengah Kekacauan Penerbangan AS

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon