Trump Nominasikan Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed
Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:29 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve untuk menggantikan Jerome Powell. Penunjukan tersebut diumumkan Trump pada Jumat (30/1/2026) waktu setempat.
“Saya sudah mengenal Kevin sejak lama dan saya yakin dia akan dikenang sebagai salah satu ketua The Fed terhebat, mungkin yang terbaik,” ujar Trump dalam unggahan di Truth Social.
Pencalonan Warsh menjadi puncak dari proses seleksi panjang yang telah berlangsung sejak musim panas tahun lalu, di tengah hubungan yang kerap tegang antara Trump dan The Fed di bawah kepemimpinan Powell.
Sejak Powell menjabat pada 2018, Trump berulang kali melontarkan kritik terkait kebijakan suku bunga dan pengelolaan bank sentral AS.
Warsh, yang berusia 55 tahun dan pernah menjabat sebagai gubernur The Fed, dinilai pasar sebagai figur berpengalaman yang relatif independen. Sejumlah pelaku pasar menilai penunjukan ini tidak akan memicu gejolak signifikan.
“Dia memiliki rasa hormat dan kredibilitas dari pasar keuangan,” kata Kepala Investasi The Bahnsen Group David Bahnsen.
“Tidak ada orang yang akan mendapatkan pekerjaan ini yang tidak akan menurunkan tarif dalam jangka pendek. Namun, saya percaya dalam jangka panjang dia akan menjadi kandidat yang kredibel,” tambahnya.
Namun, kontrak berjangka indeks saham AS sempat bergerak melemah tipis pada Jumat pagi, sebelum kembali pulih dari posisi terendahnya setelah pengumuman pencalonan Warsh.
Selanjutnya, Warsh masih harus menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Senat AS. Jika mendapat persetujuan, ia dijadwalkan mulai menjabat pada Mei 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Powell sebagai ketua The Fed.
Warsh juga akan mengisi kursi dewan gubernur The Fed yang saat ini ditempati Stephen Miran, yang masa jabatannya berakhir akhir pekan ini.
Pencalonan Warsh berlangsung di tengah meningkatnya sorotan terhadap independensi The Fed, seiring tekanan politik yang semakin kuat terhadap bank sentral AS. Trump sendiri menegaskan keinginannya melihat suku bunga lebih rendah.
“Saya ingin tetap independen, tetapi dia jelas ingin memangkas suku bunga,” kata Trump.
Sebelumnya, Warsh juga sempat menyuarakan perlunya perubahan rezim di tubuh The Fed.
“Defisit kredibilitas ada pada para petahana di The Fed, menurut pandangan saya,” kata Warsh dalam wawancara dengan CNBC pada Juli lalu.
Pencalonan ini sekaligus mengakhiri persaingan ketat yang sempat melibatkan sejumlah kandidat, termasuk pejabat The Fed, ekonom ternama, dan tokoh Wall Street.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




