Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat, Mensesneg Ajak Tetap Optimistis
Rabu, 30 April 2025 | 14:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan stabil, meskipun Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dari 5,1% menjadi 4,7%.
Menurut Prasetyo, penilaian dari lembaga internasional seperti IMF adalah hal wajar dalam dinamika ekonomi global. Namun, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dan membangun semangat positif berdasarkan capaian ekonomi nasional yang telah diraih.
"Saya kira itu sah-sah saja, ada lembaga yang memberikan penilaian atau proyeksi terhadap ekonomi bangsa kita," ujar Prasetyo dalam keterangan tertulis, Rabu (30/4/2025).
Ia menekankan bahwa ekonomi Indonesia masih menunjukkan performa positif. Indikator seperti tingkat inflasi yang rendah, konsumsi rumah tangga yang kuat, serta pencapaian target investasi di kuartal pertama menunjukkan daya tahan ekonomi nasional.
"Inflasi kita terjaga, bahkan termasuk yang terendah di dunia. Konsumsi rumah tangga tetap kuat, dan iklim investasi kondusif," jelasnya.
Prasetyo juga menambahkan, pemerintah secara aktif mendorong pertumbuhan investasi melalui kerja sama strategis serta penyederhanaan regulasi yang dinilai dapat menghambat laju ekonomi.
"Pemerintah terus menawarkan peluang investasi sambil meninjau ulang regulasi agar proses lebih efisien," tambahnya.
Menghadapi tantangan global seperti ketegangan perdagangan dan perubahan kebijakan luar negeri negara maju, Prasetyo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan berkontribusi menjaga kestabilan ekonomi.
"Kita percaya diri dan yakin. Mari bangun ekonomi Indonesia dengan energi positif," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




