Inflasi Emas Perhiasan April 10,52 Persen, Tertinggi dalam 20 Bulan
Jumat, 2 Mei 2025 | 11:02 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa emas perhiasan menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi terbesar pada April 2025, dengan tingkat inflasi mencapai 10,52%. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak September 2020, saat inflasi emas tercatat sebesar 10,75%.
“Pada April 2025, komoditas perhiasan mengalami inflasi 10,52% dan merupakan tingkat inflasi tertinggi selama 20 bulan inflasi berturut-turut,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Jumat (2/5/2025).
Pudji menjelaskan bahwa tingginya inflasi emas tak lepas dari terus meningkatnya harga emas di pasar global. Emas termasuk dalam kelompok pengeluaran "perawatan pribadi dan jasa lainnya", yang secara keseluruhan mengalami inflasi sebesar 2,46% dan menyumbang andil inflasi sebesar 0,16%.
“Komoditas yang menyumbang andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah emas perhiasan,” tambahnya.
Selain itu, emas juga memberikan kontribusi terhadap inflasi inti pada April 2025, yang tercatat sebesar 0,31% dengan andil sebesar 0,2%.
Secara umum, inflasi bulanan pada April 2025 tercatat sebesar 1,17%. Jika dibandingkan dengan April 2024, terjadi inflasi tahunan sebesar 1,95%.
Kemudian, inflasi tahun kalender (year to date) mencapai 1,56%. Indeks Harga Konsumen (IHK) juga meningkat dari 107,22 pada Maret 2025 menjadi 108,47 di April 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




