The Fed Akan Turunkan Suku Bunga hingga 100 Basis Poin pada 2025
Kamis, 15 Mei 2025 | 03:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) diperkirakan akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 75 hingga 100 basis poin sepanjang 2025. Perkiraan ini mengacu pada meredanya tekanan inflasi, melemahnya sektor ketenagakerjaan, serta melambatnya laju pertumbuhan ekonomi AS.
"Melihat data inflasi terbaru dan potensi pelemahan tenaga kerja dalam waktu dekat, ruang penurunan suku bunga terbuka lebar. Kami memproyeksikan penurunan antara 75 hingga 100 basis poin tahun ini," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang digelar 6-7 Mei lalu, The Fed masih mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25% hingga 4,5%. Ketidakpastian prospek ekonomi serta fokus The Fed terhadap stabilitas inflasi di level 2% dan pasar tenaga kerja menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
Inflasi AS pada April 2025 tercatat sebesar 2,3% secara tahunan (year on year), menjadi yang terendah sejak Februari 2021 dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 2,4%.
"Data ini memperkuat indikasi bahwa perlambatan ekonomi AS mulai terlihat nyata," ujar Josua.
Penyesuaian suku bunga oleh The Fed dipastikan akan berdampak pada kebijakan moneter di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut Josua, jika The Fed benar-benar menurunkan suku bunganya, Bank Indonesia (BI) juga memiliki ruang untuk melakukan pelonggaran.
"Potensi penurunan suku bunga acuan BI masih terbuka sekitar 50 basis poin sampai akhir tahun ini," tambahnya.
Sebagai informasi, dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) pada April 2025, BI mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,75%, dengan suku bunga Deposit Facility di 5,00% dan Lending Facility di 6,50%. Namun, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa pihaknya masih membuka peluang untuk penurunan lanjutan.
"Ke depan, BI akan terus memantau ruang pelonggaran suku bunga, dengan tetap memperhatikan stabilitas nilai tukar rupiah, prospek inflasi, dan kebutuhan mendukung pertumbuhan ekonomi," ujar Perry.
BI terakhir kali memangkas suku bunga pada Januari 2025 sebesar 25 basis poin, menjadikan BI Rate di 5,75%, Deposit Facility di 5,00%, dan Lending Facility di 6,50%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




