ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil Tegaskan Swasembada Energi Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo

Senin, 26 Mei 2025 | 14:01 WIB
BI
R
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: RZL
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, memberikan keynote speech saat 2025 Energi Mineral Forum di Jakarta, Senin (26/5/2025).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, memberikan keynote speech saat 2025 Energi Mineral Forum di Jakarta, Senin (26/5/2025). (Investor Daily/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. Program swasembada energi menjadi salah satu prioritas utama dalam Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mengusung empat program unggulan: Program Makan Bergizi, Swasembada Pangan, Hilirisasi, dan Swasembada Energi. Hal ini disampaikan Bahlil dalam Energi Mineral Forum 2025 di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (26/5/2025).

“Banyak hal menjadi prioritas, tapi yang selalu dibicarakan itu ada empat. Salah satunya adalah kemandirian energi dan hilirisasi,” ujar Bahlil.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, dua dari delapan Asta Cita Presiden Prabowo berada di bawah koordinasinya, mengingat dirinya juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi.

Bahlil optimistis swasembada energi dan hilirisasi bisa tercapai dalam empat hingga lima tahun ke depan. Ia menyebut Indonesia pernah mencapai swasembada energi di masa lalu, dan bukan tidak mungkin untuk mengulang pencapaian itu.

“Sekitar 1996-1997, produksi minyak siap jual atau lifting minyak kita mencapai 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari, sementara konsumsi hanya sekitar 500.000 barel per hari. Waktu itu kita ekspor 1 juta barel per hari,” ungkap Bahlil.

Ia menambahkan, pada masa itu sektor migas menyumbang 40%-45% dari total pendapatan negara. Namun, pascakrisis ekonomi dan perubahan regulasi, industri migas Indonesia mengalami penurunan signifikan. Saat ini, lifting minyak nasional hanya sekitar 500.000 hingga 600.000 barel per hari.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian ESDM kini terus berupaya memperbaiki regulasi guna mengembalikan kejayaan sektor energi nasional.

“Pak Presiden Prabowo menyatakan bahwa sebuah negara yang hebat adalah negara yang mandiri dalam pangan dan energi,” pungkas Bahlil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Dukung Bahlil Percepat Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Dukung Bahlil Percepat Swasembada Energi dan Listrik Desa

EKONOMI
Presiden Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Jawa Tengah

Presiden Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Jawa Tengah

MULTIMEDIA
Ketahanan Pangan dan Energi Jadi Kunci Keberlanjutan MBG

Ketahanan Pangan dan Energi Jadi Kunci Keberlanjutan MBG

EKONOMI
Prabowo Targetkan Proyek PLTS 100 GW Rampung dalam 2 Tahun

Prabowo Targetkan Proyek PLTS 100 GW Rampung dalam 2 Tahun

EKONOMI
Zulhas Sebut Pemerintah Perluas Tanam Singkong demi Swasembada Energi

Zulhas Sebut Pemerintah Perluas Tanam Singkong demi Swasembada Energi

EKONOMI
Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tercapai dalam 4 Tahun

Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tercapai dalam 4 Tahun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon