Sanksi Eropa ke Rusia Buat Harga Minyak Turun Tipis
Selasa, 22 Juli 2025 | 07:32 WIB
Washington, Beritasatu.com - Harga minyak sedikit melemah karena sanksi terbaru Eropa terhadap minyak Rusia diperkirakan akan berdampak minimal pada pasokan. Meski demikian, investor masih mempertimbangkan potensi penurunan pasokan solar.
Minyak mentah Brent berjangka ditutup turun 7 sen atau 0,1% menjadi US$ 69,21 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup turun 14 sen atau 0,2% menjadi US$ 67,20.
Uni Eropa pada akhir pekan kemarin menyetujui paket sanksi ke-18 terhadap Rusia atas perangnya di Ukraina, yang juga menargetkan Nayara Energy India, pengekspor produk minyak yang dimurnikan dari minyak mentah Rusia.
"Pasar saat ini berpikir bahwa pasokan masih akan sampai ke pasar dengan satu atau lain cara. Tidak ada terlalu banyak kekhawatiran," kata analis Again Capital, John Kilduff, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (22/7/2025).
Analis ING mengatakan bagian dari paket sanksi tersebut yang kemungkinan akan berpengaruh adalah larangan impor Uni Eropa atas produk olahan dari minyak Rusia di negara ketiga, meskipun ING mengatakan hal itu dapat terbukti sulit untuk dipantau dan ditegakkan.
Premi minyak gas rendah sulfur terhadap minyak mentah Brent ditutup di angka US$ 26,31, naik sekitar 3%, dan menandai penutupan tertinggi sejak Februari 2024.
"Kami memiliki sedikit ruang untuk kesalahan di sisi minyak mentah, barel dapat sedikit diubah, tetapi lebih sulit untuk diubah di tengah pasokan solar yang terbatas," tambah dia.
Di Amerika Serikat, jumlah rig minyak yang beroperasi turun dua menjadi 422 minggu lalu, total terendah sejak September 2021. "Kita masih jauh dari harga yang memungkinkan penurunan investasi yang signifikan," tambah analis StoneX, Alex Hodes.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




