Energi Murah Jadi Kunci Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Rabu, 8 Oktober 2025 | 20:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin menegaskan bahwa ketersediaan energi murah menjadi faktor penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
“Industri tumbuh membutuhkan beberapa faktor pendukung, salah satunya energi. Energi yang harganya bersaing, terutama gas. Agar pertumbuhan ekonomi 8% yang diinginkan Bapak Presiden bisa tercapai, maka pasokan gas untuk kebutuhan industri harus terpenuhi 100%,” ujar Saleh Husin di sela acara Investor Daily Summit 2025 di JCC, Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Ia menilai, untuk mewujudkan energi murah, pemerintah perlu memangkas biaya logistik dengan memperpendek rantai pasok. Langkah ini diyakini dapat menurunkan biaya produksi dan meningkatkan daya saing industri di tingkat global.
“Rantai birokrasi dalam impor masih terlalu panjang. Itu yang harus dipangkas agar kita memiliki daya saing kuat. Tanpa itu, akan sulit mencapai target pertumbuhan yang diharapkan,” tegasnya.
Selain persoalan energi, Saleh juga menyoroti masih tingginya ketergantungan industri terhadap bahan baku impor. Saat ini, sekitar 60% hingga 70% bahan baku industri di Indonesia masih didatangkan dari luar negeri.
“Kita masih tersekat oleh rantai birokrasi dan ego sektoral yang seringkali mempersulit tumbuhnya industri,” pungkas Saleh Husin yang juga menjabat sebagai wakil ketua umum Kadin Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




