ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Selasa, 12 Mei 2026 | 19:20 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II 2026 mampu melampaui level 5,5%, bahkan mendekati target 6%.

Purbaya mengatakan pemerintah akan terus mendorong sektor riil melalui berbagai stimulus ekonomi agar pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV 2026 semakin kuat.

“(Kuartal) III dan IV akan di atas 5,5%. Saya mendorong ke arah 6% kan,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

Salah satu strategi yang tengah disiapkan pemerintah adalah pemberian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) guna meningkatkan konsumsi dan aktivitas industri.

Pemerintah menargetkan stimulus diberikan untuk 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit sepeda motor listrik pada tahun ini.

Untuk motor listrik, pemerintah menyiapkan bantuan sebesar Rp 5 juta per unit. Sementara untuk mobil listrik, insentif diberikan melalui skema pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) sebesar 40% hingga 100%.

Insentif tersebut hanya berlaku untuk kendaraan listrik murni dan tidak mencakup kendaraan hibrida. Besaran insentif nantinya akan disesuaikan dengan jenis baterai yang digunakan, baik berbasis nikel maupun nonnikel.

Purbaya menargetkan program insentif kendaraan listrik mulai berlaku pada Juni 2026.

Selain menyiapkan stimulus, pemerintah juga akan memperkuat dukungan terhadap industri berorientasi ekspor, seperti tekstil, furnitur, dan alas kaki.

Menurut Purbaya, pemerintah akan segera menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha untuk membahas akses pembiayaan yang lebih murah dan kompetitif.

“Saya akan panggil rapat lagi dalam waktu dekat, supaya mereka punya akses ke pendanaan yang lebih bagus dan lebih murah. Saya bisa masuk lewat Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Di situ uangnya juga banyak, sebagian nganggur selama ini ternyata,” jelasnya.

Purbaya juga membuka peluang injeksi dana ke sektor perbankan guna memperkuat pembiayaan sektor riil. Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memastikan kredit perbankan tetap mengalir ke dunia usaha.

“Apalagi kan sekarang banknya punya Danantara. Satu komando, kan? Kalau diperlukan, kami usulkan kebijakan ke arah sana. Namun, bukan itu saja. Yang saya kerjakan adalah bukan saya paksa banknya pinjam, tetapi saya akan pastikan invisible hand bekerja di sektor finansial,” tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

EKONOMI
Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

EKONOMI
Bahlil–Purbaya Sepakat Tunda Royalti dan Bea Keluar Tambang

Bahlil–Purbaya Sepakat Tunda Royalti dan Bea Keluar Tambang

EKONOMI
Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.528, Apa Langkah Purbaya?

Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.528, Apa Langkah Purbaya?

EKONOMI
Purbaya Dukung Bahlil Percepat Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Dukung Bahlil Percepat Swasembada Energi dan Listrik Desa

EKONOMI
Satgas Debottlenecking Berhasil Selesaikan 45 Kasus Investasi

Satgas Debottlenecking Berhasil Selesaikan 45 Kasus Investasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon