ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bahlil–Purbaya Sepakat Tunda Royalti dan Bea Keluar Tambang

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi truk tambang.
Ilustrasi truk tambang. (Andalan)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sepakat menunda rencana penerapan royalti serta bea keluar untuk komoditas tambang.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan keputusan tersebut diambil dalam pembahasan antara kedua menteri yang menilai rencana kebijakan tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut.

“Dalam pertemuan tadi, kedua menteri sepakat untuk membahas kembali rencana penerapan bea keluar dan royalti. Jadi, dipending (ditunda) untuk pembahasan lebih lanjut,” ujar Dwi Anggia dilansir dari Antara, Rabu (13/5/2026).

Selain itu, pertemuan juga membahas upaya optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral, termasuk penguatan kontribusi sektor tambang terhadap pendapatan negara.

ADVERTISEMENT

Namun demikian, Dwi menyebut pembahasan tersebut belum menyentuh dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) maupun skema subsidi energi.

“Belum, belum sampai ke sana. Ini kan baru terjadi kan ya, (kurs) Rp 17.500-an,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk membahas sinkronisasi kebijakan fiskal dan energi, termasuk percepatan program swasembada energi serta pengembangan listrik desa.

Purbaya menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Kementerian ESDM, terutama yang berkaitan dengan penguatan fondasi ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

“Pada dasarnya, setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Bahlil menegaskan pentingnya sinergi antar-kementerian dalam mengoptimalkan potensi pendapatan negara di sektor ESDM agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan nasional.

“Kami bersama Menteri Keuangan membahas program sinkronisasi, di antaranya bagaimana meningkatkan PNBP, tetapi juga bagaimana mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

EKONOMI
Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

EKONOMI
Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.528, Apa Langkah Purbaya?

Rupiah Anjlok Tembus Rp 17.528, Apa Langkah Purbaya?

EKONOMI
Purbaya Dukung Bahlil Percepat Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Dukung Bahlil Percepat Swasembada Energi dan Listrik Desa

EKONOMI
Satgas Debottlenecking Berhasil Selesaikan 45 Kasus Investasi

Satgas Debottlenecking Berhasil Selesaikan 45 Kasus Investasi

EKONOMI
Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon