Ramadan 2026: Cara Efektif Kelola Pengiriman Bisnis agar Omzet Melejit
Selasa, 3 Maret 2026 | 10:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ramadan 2026 diprediksi akan membawa lonjakan aktivitas belanja masyarakat yang jauh lebih masif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bagi para pelaku usaha, baik skala UMKM maupun korporasi, momentum ini bukan sekadar peluang untuk meningkatkan omzet, tetapi juga ujian nyata dalam mengelola pengiriman. Peningkatan pesanan yang drastis menghadirkan tantangan besar: bagaimana memastikan barang tiba tepat waktu di tangan pelanggan yang sudah tidak sabar menyambut Lebaran?
Menurut Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, periode ini merupakan salah satu momen dengan trafik pengiriman paling padat, terutama untuk produk fesyen, kue kering, dan hampers. “Pelaku usaha perlu menyiapkan strategi logistik sejak awal agar lonjakan pesanan dapat dikelola dengan baik dan pengiriman tetap berjalan lancar sehingga kepuasan pelanggan pun tetap terjaga,” ujar Kenny.
Agar operasional bisnis Anda tetap ramping dan efisien selama Ramadan 2026, berikut adalah beberapa tip strategis yang dapat diterapkan:
Proyeksikan Lonjakan Pesanan Sejak Dini
Jangan menunggu hingga bulan puasa tiba. Pelaku usaha sebaiknya memetakan potensi kenaikan permintaan berdasarkan data tren tahun lalu. Dengan perencanaan stok, jadwal produksi, dan rencana pengiriman yang rapi, Anda dapat menghindari kekacauan administratif saat pesanan mulai membanjiri toko.
Pilih Layanan Pengiriman Sesuai Urgensi
Menjelang Lebaran, pola belanja masyarakat sering kali menjadi sangat mendesak. “Ada sebagian masyarakat yang menerima THR mendekati Hari Raya, sehingga waktu belanja menjadi lebih mepet. Dalam kondisi ini, layanan prioritas menjadi kunci agar barang diterima tepat waktu,” jelas Kenny.
Optimalkan Pengiriman Barang Besar
Pengiriman paket besar untuk stok cabang atau reseller biasanya meningkat tajam. Untuk mengatasi kendala waktu kirim yang lambat pada paket besar, Lion Parcel menghadirkan BIGPACK FAST.
“Layanan ini mengakomodir kebutuhan kirim paket mulai dari 10 kg dengan estimasi sampai yang cepat. Dengan ongkir mulai dari Rp6.500/kg, ini adalah opsi efisiensi operasional yang sangat kompetitif,” tambah Kenny.
Solusi Bebas Ribet Hitung Ongkir
Bagi pelaku social commerce, mengelola administrasi ongkir saat pesanan melonjak bisa sangat melelahkan. Gunakan layanan COD Ongkir dari Lion Parcel. Dengan skema ini, pembeli membayar ongkir langsung saat paket tiba, sehingga Anda bisa lebih fokus pada peningkatan penjualan tanpa pusing menghitung biaya kirim manual yang berisiko salah hitung.
Perlu dipahami, kunci sukses menghadapi tantangan logistik di Ramadan 2026 adalah kombinasi antara perencanaan matang dan pemilihan mitra logistik yang andal. Dengan jaringan yang luas dan sistem transparan, Lion Parcel siap menjadi partner strategis Anda untuk memastikan setiap paket sampai ke tujuan dengan aman, sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan di hari yang fitri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Festival Mudik Dongkrak Wisatawan ke Wonosobo
Pidato Trump Picu Lonjakan Minyak Dunia
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Beri Pelukan Hangat untuk Keluarga TNI yang Gugur di Lebanon




