ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Program 3 Juta Rumah Tekan TBC dan Stunting di RI

Selasa, 17 Maret 2026 | 04:16 WIB
RH
AD
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: AD
Ilustrasi TBC.
Ilustrasi TBC. (Freepik.com/Pressfoto)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo menegaskan percepatan pembangunan hunian dalam program 3 juta rumah tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan kesehatan masyarakat. Program tersebut dinilai penting untuk menekan kasus tuberkulosis (TBC) dan stunting di Indonesia.

Menurut Hashim, pemerintah tengah mendorong pembangunan hunian yang sehat dan layak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Isu tersebut, kata dia, juga kerap dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.

“Ini yang saya beberapa kali ketemu presiden, selalu kita bicara, kita mau wujudkan Indonesia bahagia,” ujar Hashim dalam acara pencanangan pembangunan hunian untuk mendukung program 3 juta rumah di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).

ADVERTISEMENT

Hashim menilai kondisi lingkungan tempat tinggal memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Banyak keluarga yang belum memiliki hunian layak sehingga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan.

“Ibu-ibu yang belum punya rumah, anak-anak yang belum punya hunian yang layak. Kita sudah tahu bahwa lingkungan yang tidak sehat menyebabkan stunting,” katanya.

Selain stunting, Hashim juga menyoroti tingginya kasus TBC di Indonesia yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di bidang kesehatan. Ia menyebut kondisi permukiman yang padat dan kawasan kumuh menjadi salah satu faktor penyebab penyebaran penyakit tersebut.

“Kita juga sudah tahu bahwa Indonesia ini nomor dua terjelek di dunia dalam bidang kesehatan tertentu, terutama TBC,” ujar Hashim. “Itu diakibatkan apa? Diakibatkan perumahan yang berdekatan, tempat kumuh. Slums di India, slums di Indonesia. Itu menyebabkan anak-anak kita banyak mengidap TBC,” lanjutnya.

Ia menambahkan kondisi tersebut juga terlihat dari hasil program pemeriksaan kesehatan gratis yang telah dimanfaatkan oleh jutaan masyarakat. Dari program tersebut, TBC menjadi salah satu penyakit yang banyak ditemukan di tengah masyarakat, termasuk pada anak-anak.

“Saya dengar ini sudah divalidasi dan dibuktikan dengan program check up gratis. Pemeriksaan kesehatan gratis yang sudah dinikmati oleh 72 juta rakyat kita yang selama ini tidak mampu melakukan check up,” ungkap Hashim.

Karena itu, pembangunan hunian sehat dinilai menjadi langkah strategis untuk mencegah berbagai persoalan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Ini malapetaka bagi bangsa Indonesia, yakni TBC dan stunting,” tegasnya.

Hashim menambahkan lingkungan tempat tinggal yang sehat akan membantu anak-anak tumbuh dan berkembang dengan lebih baik, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan mereka.

“Kita sudah tahu kenapa anak-anak kita yang sebenarnya pintar dan cerdas, tetapi karena ada hambatan dari lingkungan, hambatan kesehatan, dan sebagainya, maka pencapaian akademis mereka menjadi rendah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, yang memanfaatkan lahan untuk pembangunan hunian yang dirancang menciptakan lingkungan sehat bagi masyarakat.

“Maka saya berbangga Pak Bobby punya gagasan untuk memanfaatkan lahan-lahan kita di Indonesia, menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak-anak yang selama ini belum menikmati lingkungan sehat itu,” kata Hashim.

Melalui percepatan pembangunan hunian yang layak dan sehat, pemerintah berharap angka stunting dan TBC di Indonesia dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hashim Ungkap Pernah Ditawari Jatah 1.000 Apartemen oleh Pengusaha

Hashim Ungkap Pernah Ditawari Jatah 1.000 Apartemen oleh Pengusaha

NASIONAL
ASN Junior Akan Diprioritaskan untuk Miliki Rumah Subsidi

ASN Junior Akan Diprioritaskan untuk Miliki Rumah Subsidi

EKONOMI
Prabowo Tegaskan Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Harus untuk Rakyat

Prabowo Tegaskan Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Harus untuk Rakyat

EKONOMI
Hunian Dekat Tempat Kerja Akan Ringankan Beban Pekerja

Hunian Dekat Tempat Kerja Akan Ringankan Beban Pekerja

EKONOMI
Kuota KPR FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah, Apersi Diminta Gaspol

Kuota KPR FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah, Apersi Diminta Gaspol

NASIONAL
Peta Sebaran Proyek Pembangunan 3 Juta Rumah di Provinsi Indonesia

Peta Sebaran Proyek Pembangunan 3 Juta Rumah di Provinsi Indonesia

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon