Kuota KPR FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah, Apersi Diminta Gaspol
Senin, 17 November 2025 | 10:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mengaku akan terus membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Komitmen itu tercermin dalam perayaan 27 tahun Apersi yang mengusung tema "Membangun Rumah Rakyat, Rumah Rakyat-Pasti Apersi" di Jakarta, Jumat (14/11/2025).
“Kami terus berkomitmen membangun rumah rakyat, sejak berdiri hingga kini komitmen itu terus kami jaga,” tutur Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah.
Dia menegaskan, komitmen itu juga selaras dengan program 3 juta rumah yang digulirkan pemerintah. “Kami mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bagi kami, memiliki rumah akan meningkatkan martabat rakyat,” ujar Junaidi.
Perhatian Apersi terhadap rumah rakyat terlihat dari data penyaluran kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP). Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), sepanjang 2022 hingga 14 November 2025, asosiasi yang berdiri sejak 1998 ini telah menyalurkan 219.631 rumah subsidi.
Dalam periode waktu itu, nilai KPR FLPP yang diserap Apersi mencapai sekitar Rp 26,3 triliun dan tersebar pada 5.416 perumahan yang ada di 311 kabupaten dan kota di Indonesia. Penyaluran KPR FLPP Apersi itu juga berkolaborasi dengan bank penyalur mitra BP Tapera, salah satunya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Dalam rentang 2022 hingga 14 November 2025, sebanyak 130.514 rumah subsidi yang dibangun Apersi memanfaatkan KPR FLPP yang disalurkan oleh BTN. Artinya, porsi BTN setara dengan 59,42% dari total KPR FLPP yang diserap oleh anggota Apersi dalam rentang 2022-2025.
Sisanya berkolaborasi dengan bank-bank penyalur KPR LPP lainnya ,seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Khusus pada 2025, Apersi menyumbang sebanyak 66.147 rumah subsidi atau sekitar 29,88 dari total penyaluran KPR FLPP secara nasional yang sebesar 221.395 unit.
Apersi menjadi penyumbang kedua terbesar penyaluran KPR FLPP secara nasional yang 2025, ditargetkan sebanyak 350.000 unit. “Sebanyak 3.100 anggota Apersi siap bekerja keras mewujudkan target KPR FLPP nasional tahun ini yang sebanyak 350 ribu unit,” tegas Junaidi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan kuota KPR FLPP sebanyak 350.000 unit pada 2025 merupakan yang terbesar sepanjang sejarah. “Kami mengajak seluruh pengembang, termasuk Apersi untuk ikut memenuhi kuota KPR FLPP tahun 2025 yang sebanyak 350.000 unit. Mari kita kerja keras dalam sisa waktu satu setengah bulan ini,” ungkap Maruarar.
Dia menambahkan, kuantitas dan kualitas rumah yang dibangun Apersi sudah bagus. “Mari kita membuat konsumen puas dengan kualitas yang bagus. Jaga nama baik pengembang mengingat reputasi adalah nomor satu,” kata Maruarar.
Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan HUT ke-27 Apersi, Deddy Indrasetiawan, mengatakan perayaan kali ini diikuti oleh seluruh DPP dan 28 DPD Apersi se-Indonesia secara luring dan daring.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




