Munas Kadin Perkokoh Komitmen Bangun Ekonomi Nasional
Minggu, 22 November 2015 | 14:23 WIB
Bandung - Ketua Panitia Penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Carmelita Hartoto menyatakan penyelenggaraan munas akan menjadi ajang konsolidasi bagi komunitas pengusaha nasional untuk memperkokoh komitmennya membangun perekonomian nasional.
Carmelita menyatakan Kadin sebagai organisasi pengusaha tertua di Indonesia, yang dikukuhkan berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri, selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah mengatasi berbagai persoalan bangsa di bidang ekonomi, perdagangan, dan industri.
"Komitmen Kadin di bidang ekonomi akan semakin dipertegas. Peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah di bidang ekonomi juga harus dapat membawa pengusaha Indonesia menapaki era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," kata Carmelita di Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/11).
Dia berharap, melalui Munas para pengusaha nasional akan bersatu untuk semakin mengoptimalkan peranannya sebagai katalis ekonomi dan kontribusinya bagi pembangunan nasional.
Lebih lanjut Carmelita mengatakan, pada Munas di Bandung, Kadin juga akan mendorong pemerintah melakukan langkah konkret yang dapat meningkatkan iklim usaha, membina dunia usaha, dan mendorong pemerataan kesempatan bagi komunitas pengusaha nasional dalam pembangunan ekonomi nasional.
Munas bertema "Memperkuat Daya Saing Ekonomi Nasional dan Daerah melalui Pembangunan Industri yang Kuat, Inovatif, dan Berkelanjutan" yang digelar 22-24 November, akan diresmikan pembukaannya oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada Senin (23/11). Selain itu, dijadwalkan hadir sejumlah menteri Kabinet Kerja dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan.
Pada acara itu akan dipilih ketua umum Kadin periode 2015-2020, yang menggantikan Suryo Bambang Sulisto.
Carmelita menambahkan, saat ini, terdapat dua figur pengusaha papan atas nasional yang siap bertarung memperebutkan kursi Kadin-1. Mereka adalah mantan Menteri Perdagangan yang juga Chairman Panasonic, Rachmat Gobel dan Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perbankan dan Keuangan Rosan Perkasa Roeslani.
"Saya jamin tidak ada politik uang. Para calon ketua umum diwajibkan menandatangani Pakta Integritas. Munas ini adalah ajang konsolidasi untuk membangun perekonomian nasional," katanya.
Menurut Carmelita, acara Munas akan diawali "Welcoming Dinner," pada Minggu (22/11), yang akan dihadiri kedua calon ketua umum, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto, dan para peserta munas.
"Kami akan memberikan kesempatan kepada kedua calon ketua umum untuk memperkenalkan diri kepada peserta munas. Belum ada yang berbicara visi dan misi. Itu ada sesi tersendiri," tegas Carmelita
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




