Jalin Sinergi, Telkom dan BGR Kembangkan Sistem Distribusi Pupuk
Sabtu, 5 Desember 2015 | 16:25 WIB
Jakarta - Sebagai wujud komitmen memajukan perekonomian bangsa, khususnya dalam sektor maritim dan logistik Indonesia, PT Telekomunikasi Inondesia (Telkom) sepakat menjalin kerjasama dengan PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) dalam bidang pengembangan sistem teknologi informasi, khususnya untuk sistem distribusi pupuk yang menjadi salah satu program utama BGR pada tahun 2016.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin dengan Direktur Utama BGR, Agus Andiyani di Jakarta, Jumat (4/12).
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin menjelaskan, Telkom akan turut mendukung peran BGR tersebut melalui penyediaan ICT (Information and Communication Technology) yang menjadi kompetensi utama Telkom selaku BUMN yang memiliki portofolio solusi ICT terlengkap di Indonesia.
"ICT ini berupa sistem teknologi informasi dengan platform dashboard (B2B2C approach) dan sistem otomasi (Machine to Machine – M2M approach). Untuk mengembangkan solusi ini, Telkom akan menggandeng anak perusahaan Telkom Group," ujar Awaluddin dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (5/12).
Untuk rencana pengembangan di tahun 2016, kata dia, pada tahap pertama Telkom dan BGR akan menjalankan pilot project transaksi digital pengecer di wilayah Lampung. Pilot project ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2016 yang selanjutnya akan diperluas ke 33 provinsi menjadi national coverage yang terintegrasi dengan e-Payment dan trace tracking.
"Sinergi dua BUMN ini diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap industri Logistik Indonesia, khususnya dalam pengelolaan distribusi pupuk bersubsidi yang akan memajukan perekonomian bangsa. Telkom Indonesia untuk Indonesia," pungkas Awaluddin.
Direktur Utama BGR, Agus Andiyani mengungkapkan, banyak permasalahan terkait pengelolaan pupuk yang saat ini tengah menjadi sorotan pemerintah dan masyarakat.
"Untuk itu BGR selaku perusahaan BUMN di bidang logistik berharap dapat memberi solusi pada pengelolaan distribusi pupuk melalui pengembangan sistem informasi manajemen yang akan meningkatkan efektifitas dan akurasi pendistribusian pupuk," harap Agus.
Cita-cita pemerintah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi salah satunya dengan membangun kedaulatan pangan masih belum terealisasi. "Dengan penyempurnaan sistem distribusi pupuk bersubsidi akan memberi keuntungan kepada para pihak dalam track and trace availability barang secara real time online sistem," kata Agus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%
EKONOMIBERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




