ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puradelta Siapkan Proyek Hunian Rp 3 Triliun

Rabu, 31 Mei 2017 | 16:59 WIB
DK
FH
Penulis: Devie Kania | Editor: FER
Kota Deltamas meluncurkan kawasan residensial terbaru, Cluster Woodchester.
Kota Deltamas meluncurkan kawasan residensial terbaru, Cluster Woodchester. (Istimewa)

Jakarta - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) bersama PanaHome Asia Pacific Pte Ltd (PanaHome) sepakat untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV), bernama PT PanaHome Deltamas Indonesia (PanaHome Deltamas). Pasalnya, kedua Puradelta Lestari dan PanaHome memutuskan bekerja sama dalam hal membangun proyek hunian dengan konsep sustainable smart town, yang bernilai Rp 3 triliun di dalam kawasan Kota Deltamas, Cikarang.

Manajemen Puradelta Lestari menyatakan, PanaHome Deltamas akan didirikan sebagai perusahaan patungan dengan porsi kepemilikan 51 persen untuk PanaHome Gobel Indonesia, anak perusahaan terkonsolidasi dari PanaHome. Sedangkan, pihak Puradelta Lestari akan menggenggam saham di perusahaan patungan itu, sebesar 49 persen.

"Jumlah nilai dari projek hunian yang akan dikembangkan PanaHome Deltamas diperkirakan mencapai sebesar Rp 3 triliun, dan akan digarap hingga tahun 2026," ujar manajemen perusahaan dalam keterangan resminya, di Jakarta, Rabu (31/5).

Kemudian, lebih lanjut Manajemen Puradelta Lestari menjelaskan, PanaHome Deltamas akan membangun kawasan perumahan dengan mengkombinasikan konsep yang menjadi keahlian kedua pemegang sahamnya. Misalnya, dari sisi PanaHome, yang merupakan perusahaan pengembang perumahan di bawah Grup Panasonic, berpengalaman dalam mengembangkan sustainable smart towns di Jepang.

ADVERTISEMENT

"Lalu, hal yang paling penting, tujuan mendirikan PanaHome Deltamas adalah agar dapat tercipta jawasan hunian yang aman dan nyaman, serta dengan gaya hidup yang baik maupun berimbang," tegas Manajemen Puradelta Lestari.

Terkait rencana pendirian JV untuk proyek hunian, sebelumnya diakui oleh Direktur Utama Puradelta Lestari Hongki Jeffry Nantung. Ia menyatakan, penjajakan dengan mitra strategis untuk bisnis properti sudah dilakukan sejak tahun lalu. Sehingga, Hongki menyakini, kerja sama kedua pihak dapat berjalan pada 2017.

Adapun, Puradelta Lestari selaku pengembang, telah mengembangkan kawasan terpadu, Kota Deltamas dengan luas lahan sebanyak 3.200 hektare (Ha). Hingga saat ini, perseroan telah menjual 36 Ha lahan industrinya, atau setara dengan pencapaian 60 persen dari target sepanjang tahun ini yang sebesar 60 Ha.

Untuk penjualan lahan, Direktur Puradelta Lestari Hermawan Wijaya memaparkan, saat ini pihaknya tengah menuju tahap finalisasi untuk penjualan lahan sebesar tujuh Ha. Tentu, ia menegaskan, realisasi penjualan tersebut dapat menopang pencapaian perseroan terhadap target marketing sales sebesar Rp 1,51 triliun pada 2017.

Mengenai rencana penjualan lahan sebanyak tujuh Ha, Direktur Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengungkapkan, potensi nominal yang akan perseroan raih berkisar Rp 130-160 miliar ke depan. Adapun, hingga kuartal I-2017 Puradelta Lestari membukukan marketing sales sebesar Rp 559 miliar.

Kemudian, ia juga menjelaskan, pada 2017 perseroan menganggarkan belanja modal (capital expendicture/Capex) sebesar Rp 900 miliar. "Dari nominal itu, sebanyak Rp 700 miliar akan kami gunakan untuk pengembangan infrastruktur di Deltamas. Sedangkan, sisa dana yang ada merupakan persiapan dana untuk akusisi lahan sekitar 10 Ha jika ada kesempatan pada 2017," papar dia.

Untuk sepanjang tahun ini, Puradelta Lestari menyasar dapat membukukan pendapatan dalam rentang Rp 1,7 triliun hingga Rp 1,8 triliun, naik 13,33 persen sampai 20 persen secara year on year (yoy) dibanding realisasi Rp 1,5 triliun pada 2016.

"Kemudian, kalau untuk laba bersih kami, berharap dapat membukukan realisasi yang setara dengan 50 persen hingga 60 persen dari top line tahun ini," jelas Tondy.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon