Kemhub Siapkan 5 Bandara Antisipasi Erupsi Gunung Agung
Sabtu, 23 September 2017 | 14:40 WIB
Pemalang - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah menyiapkan lima bandara untuk mengantisipasi jika penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali terganggu akibat meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung.
"Kami sudah siapkan bandara di sekitar Bali," katanya kepada wartawan usai dialog bertema "Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla" di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9).
Ia mengatakan bandara yang disiapkan adalah Lombok, Makassar, Banyuwangi, Surabaya dan Malang. Kendati demikian, dia berharap Gunung Agung tidak meletus agar tidak mengganggu penerbangan dan pariwisata di Bali.
Sejauh ini, penerbangan di Bali masih normal kendati terjadi peningkatan aktivitas Gunung Agung.
Sebelumnya, pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyatakan penerbangan di bandara setempat tidak terpengaruh peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Agung yang telah menjadi awas (level IV).
Dia mengatakan, pihak bandara telah menjalin komunikasi intensif dengan instansi terkait untuk memantau kondisi terakhir setelah peningkatan status aktivitas vulkanik gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu. "Kami telah menyiapkan antisipasi apabila wilayah udara ternyata tidak aman, terutama menyangkut penanganan calon penumpang dan pesawat udara," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani menyatakan status Gunung Agung di Karangasem naik dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV) terhitung mulai Jumat (22/9) pukul 20.30 Wita. Dengan peningkatan status itu maka wilayah steril yang semula untuk radius enam kilometer dari puncak gunung itu diperluas menjadi radius sembilan kilometer, lalu ditambah perluasan wilayah sektoral yang semula 7,5 kilometer menjadi 12 kilometer ke arah utara, timur laut, tenggara, dan selatan-barat daya.
Ribuan masyarakat yang bermukim di sekitar kaki gunung tertinggi di Bali itu mengungsi di 50 titik pengungsian yang tersebar di Kabupaten Buleleng, Klungkung, dan Karangasem.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




