Deprindo Komitmen Bangun 20.000 Unit Rumah di 2019
Sabtu, 13 Oktober 2018 | 16:30 WIB
Jakarta - Dalam rangka membantu pemerintah dalam menyediakan rumah rakyat dan mendukung kesuksesan program Sejuta Rumah, sekitar 200 pengembang perumahan yang tergabung dalam perkumpulan Developer Properti Indonesia (Deprindo) berkomitmen untuk membangun 20.000 unit rumah di sejumlah di kota dan kabupaten di Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum Deprindo, Dadank Sarjani, pada acara Musyawarah Nasional (Munas) pertama Deprindo di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Jakarta, Sabtu (13/10).
"Pemerintah punya tugas berat mengatasi backlog perumahan yang mencapai lebih dari 13 juta unit, dan Deprindo terpanggil untuk berperan serta dengan langkah konkret untuk membangun lebih dari 20.000 unit rumah pada 2019," ungkap Dadank.
Menurutnya, pembangunan 20.000 unit rumah tersebut akan tersebar di seluruh Indonesia yang dimiliki oleh anggota Deprindo. Saat ini, kata Dadank, kondisinya sudah pada tahap proses akuisisi lahan, persiapan dan pelaksanaan pembangunan. Adapun pendanaan proyek perumahan tersebut, berasal dari berbagai sumber, seperti perbankan (BTN dan BNI Syariah), fintech, investor pribadi, dan lainnya.
"Ada juga yang berasal dari investor pribadi berasal dari internal dan eksternal Deprindo yang bekerja sama dengan semua stakeholder, dan memiliki kesamaan visi untuk menyediakan rumah rakyat," katanya.
Pendiri dan pembina Deprindo, Asriman Tanjung, menambahkan, meski organisasi ini belum genap setahun berdiri sebagai perkumpulan pengembang perumahan rakyat, anggotanya sudah mengambil peran nyata dan signifikan dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan rumah.
"Lebih dari sekadar bisnis, menyediakan rumah untuk rakyat bagi Deprindo adalah misi kemanusiaan, juga mengangkat harkat martabat dan derajat kemanusiaan masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Karena itu, komitmen pembangunan 20.000 unit rumah rakyat pada 2019 oleh anggota Deprindo layak kita syukuri," kata Asriman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Prabowo Sambut 3 Jenazah Prajurit TNI di Bandara Soekarno-Hatta




