Wika Realty Incar Marketing Sales Rp 2,3 Triliun di 2020
Senin, 20 Januari 2020 | 23:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty), Agung Salladin, mengatakan, Wika Realty optimistis bisnis properti akan terus tumbuh pada tahun 2020, seiring dengan terjaganya fundamental ekonomi Indonesia.
Dekkson Optimistis Penjualan Tumbuh 25%
"Apalagi, sudah cukup lama pada tahun-tahun sebelumnya bisnis properti seperti stagnan," ujar Agung Salladin seusai acara pengesahan Rencana Kerja 2020, di kantor pusat Wika Realty, Tamansari Hive Office, Cawang, Senin (20/1/2020).
Untuk tahun 2020, kata Agung Salladin, Wika Realty menargetkan dapat meraih marketing sales sebesar Rp 2,3 triliun atau naik sebesar kurang lebih 18 persen dari pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,95 triliun.
"Tahun lalu paling besar merupakan hasil marketing sales dari penjualan properti high rise yang memang merupakan portofolio terbesar, disamping landed house dan kontribusi dari anak perusahaan," ujar Agung Salladin.
Triniti Land Incar Laba Rp 110 Miliar di 2020
Agung mengatakan, Wika Realty menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 7,6 triliun dimana dana tersebut berasal dari cash flow internal hasil penjualan, pinjaman, dan rencana Initial Public Offering (IPO).
"Capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan proyek-proyek yang sedang berjalan serta untuk akuisisi aset, terutama untuk memperkuat portofolio recurring," ungkap Agung Salladin.
Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, lanjut Agung, Wika Realty akan menjalankan berbagai strategi. Antara lain penjualan pada proyek-proyek landed house dan high rise siap huni serta properti recurring dengan return stabil.
"Perusahaan juga akan mengakselerasi pemasaran proyek-proyek yang sedang dalam proses pembangunan maupun yang siap dibangun," ujar Agung Salladin.
Intiland Segera Luncurkan Dua Klaster Baru di Surabaya
Menurut Agung, perseroan jug amenerapkan strategi untuk mengintensifkan pemasaran secara retail atau bulk untuk produk-produk existing melalui repricing dan re-evaluation produk sesuai selera dan daya serap pasar.
"Perseroan akan melakukan penetrasi pasar ke pasar kelompok atau komunitas yang sesuai dengan segmen masing-masing kawasan," kata Agung Salladin.
Agung menambahkan, saat ini perseroan sedang melakukan persiapan untuk melaksanakan Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2020 dan diharapkan dapat direalisasikan di semester pertama tahun ini.
"Wika Realty memiliki portofolio yang tersebar di berbagai kota besar di lokasi-lokasi yang strategis dan beragam, yang meliputi properti landed house, high rise strata title, gedung perkantoran, komersial retail, properti club house, hotel, food court, juga service building management atau asset management. Dengan kondisi ini, akan menjamin sustainability perusahaan," kata Agung Salladin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




