Venezuela Borong 20 Pesawat Komersial Brazil
Rabu, 1 Agustus 2012 | 07:13 WIB
Penandatanganan berlangsung sesaat sebelum Venezuela untuk secara resmi bergabung dengan blok perdagangan Mercosur sebagai anggota penuh
Venezuela menandatangani kesepakatan dengan Brazil untuk membeli 20 pesawat komersial Embraer senilai US$900 juta pada Selasa di Brasilia, menjelang penerimaannya ke blok perdagangan Mercosur sebagai anggota penuh.
Presiden Venezuela Hugo Chavez dan mitranya dari Brazil Dilma Rousseff menghadiri penandatanganan kesepakatan itu, dengan pengiriman pertama enam pesawat E-190 senilai US$270 juta pada akhir tahun.
Pesawat-pesawat tersebut dapat membawa antara 98 hingga 114 penumpang.
Penandatanganan berlangsung sesaat sebelum Venezuela untuk secara resmi bergabung dengan blok perdagangan Mercosur sebagai anggota penuh.
"Pengiriman pesawat pertama akan dimulai pada September," kata Chavez.
Kesepakatan penerbangan, dalam proses negosiasi sejak Desember 2011, adalah yang pertama antara Brasilia dan Caracas sejak pembatalan penjualan pesawat Tucano turbo prop Embraer, enam tahun lalu.
Pada 2006, pembuat pesawat Brazil Embraer menjual 24 peswat Super Tucano seharga US$500 juta, namun Washington "membunuh" kesepakatan itu karena 70 persen dari Super Tucano ini suku cadang dan komponennya dibuat AS.
Sampai seakrang anggota asosiasi, negara kaya minyak Venezuela bergabung dengan anggota Mercosur saat ini, Argentina, Brazil, Uruguay dan Paraguay, yang dihentikan sementara dari kelompok akhir bulan lalu sampai pemilu baru setelah penggulingan presidennya Fernando Lugo.
Keanggotaan Venezuela dalam kesatuan pabean telah diblokir sejak 2006 oleh anggota parlemen konservatif Paraguay yang memandang Chavez sebagai anti demokratis.
Venezuela menandatangani kesepakatan dengan Brazil untuk membeli 20 pesawat komersial Embraer senilai US$900 juta pada Selasa di Brasilia, menjelang penerimaannya ke blok perdagangan Mercosur sebagai anggota penuh.
Presiden Venezuela Hugo Chavez dan mitranya dari Brazil Dilma Rousseff menghadiri penandatanganan kesepakatan itu, dengan pengiriman pertama enam pesawat E-190 senilai US$270 juta pada akhir tahun.
Pesawat-pesawat tersebut dapat membawa antara 98 hingga 114 penumpang.
Penandatanganan berlangsung sesaat sebelum Venezuela untuk secara resmi bergabung dengan blok perdagangan Mercosur sebagai anggota penuh.
"Pengiriman pesawat pertama akan dimulai pada September," kata Chavez.
Kesepakatan penerbangan, dalam proses negosiasi sejak Desember 2011, adalah yang pertama antara Brasilia dan Caracas sejak pembatalan penjualan pesawat Tucano turbo prop Embraer, enam tahun lalu.
Pada 2006, pembuat pesawat Brazil Embraer menjual 24 peswat Super Tucano seharga US$500 juta, namun Washington "membunuh" kesepakatan itu karena 70 persen dari Super Tucano ini suku cadang dan komponennya dibuat AS.
Sampai seakrang anggota asosiasi, negara kaya minyak Venezuela bergabung dengan anggota Mercosur saat ini, Argentina, Brazil, Uruguay dan Paraguay, yang dihentikan sementara dari kelompok akhir bulan lalu sampai pemilu baru setelah penggulingan presidennya Fernando Lugo.
Keanggotaan Venezuela dalam kesatuan pabean telah diblokir sejak 2006 oleh anggota parlemen konservatif Paraguay yang memandang Chavez sebagai anti demokratis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
HUKUM & HANKAM
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




