ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

UMKM Perlu Manfaatkan Teknologi Agar Naik Kelas

Minggu, 8 November 2020 | 05:59 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Bendahara Umum PP Kagama, Yualita Widyadhari dalam Webinar Kagama Yuk Motret (KYM) bertajuk Fotografi untuk UMKM, Tips dan Trik Foto Produk pada Sabtu, 7 NOvember 2020.
Bendahara Umum PP Kagama, Yualita Widyadhari dalam Webinar Kagama Yuk Motret (KYM) bertajuk Fotografi untuk UMKM, Tips dan Trik Foto Produk pada Sabtu, 7 NOvember 2020. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi mengakibatkan ekonomi nasional alami masa-masa sulit. Dampak ekonominya juga luar biasa. Jutaan orang alami PHK. Dunia usaha juga alami masa-masa sulit. Demikian disampaikan Bendahara Umum PP Kagama, Yualita Widyadhari dalam Webinar Kagama Yuk Motret (KYM) bertajuk Fotografi untuk UMKM, Tips dan Trik Foto Produk pada Sabtu (7/11/2020). Acara KYM seri ke-6 ini digelar oleh PP Kagama diikuti oleh para pelaku UMKM dan fotografer penghobi foto produk.

Di masa pandemi ini menurut Yualita sangat penting bagi UMKM untuk menerapkan aspek teknologi. "UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital sulit bertahan di tengah pandemi. Misalnya dengan meningkatkan kemampuan digital marketing, meningkatkan values dari produk dengan cara memanfaatkan visual yang baik pada produk yang dijual. Dengan cara itu omzet bisa naik dan yang pada gilirannya dapat meningkatkan revenue," tuturnya.

Yualita menyebut, Indonesia merupakan negara yang didominasi oleh UMKM dari sisi jumlah pelaku usaha. Untuk itu, menurut Yualita, penataan ekonomi pada saat dan pascapandemi sangat bergantung pada keberhasilan pemerintah dan masyarakat membangkitkan UMKM.

"Berdasarkan jumlah unit usaha UMKM berkontribusi sebanyak lebih dari 99%. Berdasar jumlah tenaga kerja, UMKM menyerap 97%. Berdasar kontribusi terhadap PDB, UMKM menyumbang 61% PDB nasional tahun 2018," kata Yualita.

ADVERTISEMENT

Alumnus Fakultas Hukum UGM ini mengatakan Covid-19 sangat berdampak pada UMKM. Data aduan yang masuk ke Kementerian Koperasi UKM (Maret – April 2020) sebanyak 1.332 UMKM yang tersebar di 18 provinsi kena dampak negatif akibat penyebaran virus corona. Rinciannya 917 UMKM (69%) mengalami penurunan omzet penjualan; 119 UMKM (9%) mengalami kesulitan distribusi barang produksi; 179 UMKM (13%) mengalami kesulitan dalam akses terhadap modal usaha; 50 UMKM (4%) mengalami penurunan produksinya secara drastis hingga tidak melanjutkan produksi untuk sementara waktu

"Dampak Covid-19 secara umum pertama dari sisi suplai. UMKM mengalami kesulitan faktor produksi, seperti tenaga kerja (karena PSBB atau protokol kesehatan) dan bahan baku produksi (disrupsi rantai pasok). Kemudian kedua pada sisi demand yakni UMKM mengalami penurunan permintaan konsumen yang khawatir akan penurunan income-nya (usaha tutup, dirumahkan, atau PHK)," tuturnya.

"Ketiga, aspek finansial yakni revenue turun, cash flow turun, tidak mampu bayar utang, penurunan penilaian kredit, kesulitan memperoleh pembiayaan," pungkas alumnus magister kenotariatan UI ini

Melihat data-data di atas, kata Yualita, penting bagi pemerintah untuk menjaga ketahanan UMKM mengingat perannya dalam menyerap tenaga kerja dan dalam menghasilkan output PDB cukup signifikan.

Alumnus Pasca Sarjana Notariat UI ini mengatakan pemerintah melalui Kemenkop UKM telah mengeluarkan kebijakan seperti mengajukan stimulus daya beli produk UMKM dan koperasi; Program restrukturisasi dan subsidi suku bunga KUR; restrukturisasi kredit khusus bagi koperasi melalui LPDB KUMKM; mengajak UMKM memproduksi masker, hand sanitizer, dan APD; mendorong pekerja UMKM sektor mikro untuk memanfaatkan kartu prakerja; mengupayakan BLT kepada UMKM; relaksasi PPh 21, PPh impor, PPh 25 dan restitusi PPN untuk UMKM.

"Melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) UMKM menjadi prioritas pemulihan dengan alokasi dana sebesar 123,46 triliun," ujar Yualita.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

EKONOMI
Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

EKONOMI
AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

EKONOMI
Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

EKONOMI
OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon