Saraswanti Bidik Pangsa Pasar 10% di 2024
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Saraswanti Bidik Pangsa Pasar 10% di 2024

Senin, 21 Juni 2021 | 14:19 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (Saraswanti) membidik pangsa pasar (market share) sebesar 10% pupuk NPK nonsubsidi pada 2024. Kini, memasuki usia 23 tahun, Saraswanti menguasai pangsa pasar 6%.

"Tahun 2021 ini, ketika kami berusia 23 tahun, market share Saraswanti di pasar pupuk NPK dalam negeri sekitar 6% dengan kapasitas produksi 600.000 ton per tahun," ujar direktur utama PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk, Yahya Taufik, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Yahya menjelaskan, dengan pengalaman 23 tahun di industri pupuk NPK, Saraswanti dikenal sebagai produsen pupuk berkualitas. Bahkan, sejak 1998 hingga kini, jumlah tenaga kerja yang diserap terus meningkat. "Sejak lahir pada 1998, kami terus berkembang dan patut disyukuri bisa menyerap 1.200 tenaga kerja," jelasnya.

Strategi Saraswanti dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, urai Yahya, salah di antaranya adalah dengan fokus menggarap pasar existing. Selain itu, tetap melakukan pengembangan pasar dengan senantiasa bersikap selektif.

"Strategi itu ketika diterapkan di tengah pandemi Covid-19 pada 2020, turut membuat kami bertahan di tengah masa sulit, bahkan tetap bertumbuh," tutur Yahya.

Terkait sikap selektif, tambahnya, Saraswanti sungguh-sungguh dalam menilai calon pelanggan pasar. Kondisi kesehatan finansial calon pelanggan dipelajari secara seksama guna memastikan kemampuan keuangan calon konsumen.

Sementara itu, tambah Yahya, Saraswanti juga tak pernah diam untuk menambah kapasitas produksi sekalipun dalam kondisi pandemi. Tahun lalu, Saraswanti menambah kapasitas produksi di dua pabrik, yakni Sampit (Kalimantan) dan Medan (Sumatera Utara). "Penambahan kapasitas itu dilakukan setelah kami IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Maret 2020," paparnya.

Tahun 2021, ujar dia, pihaknya berencana menambah kapasitas produksi di pabrik yang terletak di Mojokerto (Jawa Timur). Penambahan itu akan menggenapi total kemampuan produksi pupuk Saraswanti menjadi sebesar 700.000 ton pada tahun depan.

"Tahun ini, kami menambah satu line produksi di pabrik Jawa Timur sehingga pada kuartal I-2022 kapasitas produksi kami sebesar 700.000 ton per tahun. Saraswanti dalam membuat rencana tidak sebatas perencanaan, tapi selalu mewujudkannya di lapangan," tutur Yahya.

Emiten berkode saham SAMF ini pada 2021 membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sebesar Rp 89,27 miliar atau setara dengan Rp 17,42 per saham. Dividen kepada pemegang saham itu meningkat, mengingat setahun sebelumnya dividen yang dibagikan Rp 52,79 miliar atau setara dengan Rp 10,30 per saham. Dividen tunai yang dibagikan tahun ini dibayarkan selambat-lambatnya pada 25 Juni 2021.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lonjakan Kasus Covid-19 Jadi Ancaman Terbesar Pemulihan Ekonomi

Kementerian Keuangan (Kemkeu) mewaspadai terjadinya risiko perlambatan ekonomi akibat lonjakan kasus Covid-19.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Meski IHSG Sesi I Melempem, LMAS Meroket 34%

Saham BINA menguat 25%, IRRA terangkat 24,91%, KAEF meningkat 24,89% dan AGII terkerek 21,57%.

EKONOMI | 21 Juni 2021

RI Konsumen Produk Halal Terbesar, Tapi Produsen Nomor Lima

Menurut Iggi, Indonesia seharusnya bisa menjadi produsen produk halal terbesar di dunia.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Putus Penyebaran Covid-19, Gabungan Pengusaha Logistik Gelar Vaksinasi

Proses vaksinasi berlangsung pada 17 hingga 30 Juni 2021.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Data Center DCI Indonesia di Karawang Ditargetkan Beroperasi Kuartal IV

Hyperscale data center campus kedua DCI dinamakan H2.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Rehat Siang, IHSG Turun 43,3 Poin ke Level 5.963

Sebanyak 129 saham naik, 376 saham melemah dan 118 saham stagnan.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Dana SBR 010 untuk Penuhi Target Pembiayaan APBN 2021

Dana SBR untuk pembiayaan pengadaan vaksin biaya kesehatan bantuan sosial dan dukungan kepada UMKM.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Pemerintah Resmi Buka Masa Penawaran SBR 010 Kupon 5,10%

SBR 010 merupakan salah satu jenis alternatif investasi yang aman dan menawarkan imbal hasil yang menarik.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Pelaku Pasar Tunggu Upaya Indonesia Implementasikan Saran Bank Dunia

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan Indonesia untuk meningkatkan lapangan kerja di tengah pandemi.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Rupiah Terkoreksi di Awal Sesi Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.390-Rp 14.407 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS