Logo BeritaSatu

Soal Produk Halal, Gubernur BI Sebut Negara Nonmuslim Lebih Maju

Senin, 21 Juni 2021 | 15:27 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Perry Warjiyo, menyampaikan, pemerintah terus mendorong agar Indonesia bisa menjadi salah satu pemain dalam rantai pasok industri halal dunia. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah mengoptimalkan sertifikasi halal.

"Kita harus segera mempercepat dan mengakselerasi sertifikasi halal. Negara lain yang muslim bahkan non muslim sangat maju dalam mengembangkan sertifikasi halal maupun produk halal. Apakah makanan, fashion, maupun kosmetik, ini membanjiri global termasuk Indonesia,” ucap Perry Warjiyo dalam acara Opening Ceremony Road to ISEF 8th 2021: "Halal Products, Beyond Halal Compliance", Senin (21/6/2021).

Perry menuturkan, sudah menjadi keharusan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperhatikan pentingnya sertifikasi halal. Hal ini juga menjadi perhatian bagi penduduk milenial ketika ingin memakai produk, biasanya mereka akan memilih produk yang sudah memiliki sertifikasi halal.

“Satu hal yang sangat mendasar yaitu mengakselerasi sertifikasi halal sebagai necessary condition untuk mengembangkan halal value chain di Indonesia maupun di global,” ucapnya.

Perry menuturkan, tiga hal lain yang harus dilakukan untuk mendorong perkembangan industri halal Indonesia di rantai pasok dunia. Pertama yaitu membangun ekosistem halal value chain agar bisa menghasilkan integrasi antara unit usaha Mulai dari usaha kecil, menengah, hingga usaha besar. Dalam kelompok masyarakat kecil ada pemberdayaan ekonomi umat melalui pesantren.

“Oleh karena itu mengapa Bank Indonesia juga mendukung pemberdayaan ekonomi pesantren sebagai unit yang harus kita berdayakan. Berdayakan rakyat, berdayakan ekonomi syariah, sekaligus membuat pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Untuk masyarakat di kelompok usaha menengah juga memiliki potensi ekonomi tinggi. Olah karena itu harus dibuat asosiasi untuk tercipta sinergitas.

"Untuk masyarakat dalam kelompok usaha besar juga sudah banyak industri yang bergerak di industri halal misalnya di industri kosmetik dan fashion. "Jadi ada integrasi ekosistem dari pemberdayaan ekonomi maupun unit-unit yang berbasis masyarakat,” ucap Perry.

Kedua, fokus memilih produk yang bisa dikembangkan dalam rantai pasok industri halal. Perry menuturkan, Indonesia memiliki sejumlah produk yang berpotensi yaitu makanan, fashion, pariwisata, farmasi dan energi terbarukan

"Menurut saya, sekarang yang harus diprioritaskan adalah makanan khususnya process food dan fashion khususnya middle upper end mengenai fashion,” kata Perry.

Berikutnya yaitu bila berbicara ekosistem mata rantai halal maka harus end to end dari produksi sampai marketing. Dalam hal ini dibutuhkan sinergitas seluruh pemangku kepentingan mulai dari produksi hingga pemasaran.

"Pemasaran bisa dilakukan dengan kampanye gaya hidup halal, berbagai seminar, pameran dan memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk dan pembiayaan,” imbuh Perry.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Awal Perdagangan, Aksi Jual Picu IHSG Menjauh dari 7.100-an

Pukul 09.13 WIB, IHSG melemah 15,2 poin (0,24%) menjadi 7.094 dan Investor33 melemah menjadi ke 496,1.

EKONOMI | 28 September 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati KLBF, HRUM, BBCA, UNTR

Peluang untuk rebound (menguat) masih terbuka bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/9/2022).

EKONOMI | 28 September 2022

Wah! Harga Emas Rebound dari Level Terendah 2,5 Tahun

Harga emas di pasar spot naik 0,38% pada US$ 1.627.6707 per ons setelah naik lebih 1% menjadi US$ 1.642,29 di awal sesi.

EKONOMI | 28 September 2022

Harga Minyak Menguat karena Badai Ian Batasi Pasokan

Harga minyak naik dari level terendah 9 bulan sehari sebelumnya, didukung pembatasan pasokan di Teluk Meksiko.

EKONOMI | 28 September 2022

HashMicro Dukung Pemerintah Percepat Transformasi Digital

HashMicro perusahaan penyediaan software perencanaan sumber daya perusahaan bersama pemerintah membangun ekosistem digital Indonesia yang kuat.

EKONOMI | 28 September 2022

NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

Kemenko Perekonomian mencatat kredit bermasalah (NPL) gross kredit usaha mikro (KUR) sampai medio September 2022 terjaga di level 1,03%.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa AS Berguguran, Imbal Hasil ke Level Tertinggi 1 Dekade

Bursa AS Wall Street ditutup di zona merah setelah imbal hasil obligasi atau Treasury tenor 10 tahun terus naik ke level tertinggi.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa Eropa Bervariasi Sikapi Pasar Obligasi Inggris

Bursa Eropa ditutup bervariasi karena kenaikan harga komoditas dan ketidakpastian pasar obligasi Inggris.

EKONOMI | 28 September 2022

Prudential Syariah Luncurkan Kanal Sharia Knowledge Centre

Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai inisiatif perseroan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

EKONOMI | 27 September 2022

OJK Tegaskan Batas Maksimal Bunga Fintech 0,4% Per Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, tingkat bunga pinjaman fintech lending sebesar 0,4% per hari digunakan untuk pinjaman konsumtif dengan tenor pendek.

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Eks Pegawai KPK Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Sambo, Ini Alasannya

Eks Pegawai KPK Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Sambo, Ini Alasannya

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings