BPJPH Gandeng BPOM Perkuat Standar Lab Uji Halal Nasional
Minggu, 19 April 2026 | 11:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memperkuat sinergi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan melalui kegiatan benchmarking guna meningkatkan standardisasi laboratorium pengujian halal nasional.
Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham mengatakan, langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem layanan halal yang lebih kuat, khususnya melalui pengembangan laboratorium yang terstandarisasi, andal, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha.
“Benchmarking ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas laboratorium halal nasional melalui pembelajaran praktik terbaik, standardisasi metode uji, serta peningkatan kualitas layanan sertifikasi halal,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (19/4/2026).
Ia menambahkan, keberadaan laboratorium yang kuat menjadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan sertifikasi halal yang kredibel, cepat, dan terpercaya.
Pada proses tersebut, BPJPH juga mempelajari pengalaman BPOM dalam tata kelola laboratorium, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan jejaring laboratorium di berbagai daerah sebagai referensi dalam membangun sistem yang terintegrasi.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan dan Pembinaan Jaminan Produk Halal BPJPH, Chuzaemi Abidin, menegaskan pentingnya penetapan standar nasional, termasuk penggunaan marker peptide porcine sebagai acuan dalam mendeteksi kandungan babi pada produk.
“Penetapan marker peptide porcine penting agar seluruh laboratorium memiliki standar yang sama. Dengan demikian, hasil pengujian menjadi lebih konsisten, valid, dan memberikan kepastian dalam proses sertifikasi halal,” katanya.
Kedua lembaga juga membahas aspek teknis pengujian porcine serta perlunya harmonisasi metode antar laboratorium guna memastikan hasil yang akurat dan seragam.
Ke depan, BPJPH akan terus memperkuat kapasitas laboratorium melalui peningkatan kompetensi SDM, pengembangan metode pengujian, serta perluasan jaringan laboratorium halal di berbagai daerah.
“Langkah ini diharapkan dapat mendukung tersedianya layanan pengujian halal yang lebih konsisten dan terukur dalam proses sertifikasi halal,” pungkas Chuzaemi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




