Aprisindo: Aksi Mogok Kerja Nasional Bisa Rugikan Buruh
Sabtu, 4 Juni 2022 | 17:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Aksi mogok kerja nasional bisa berdampak buruk bagi buruh karena perusahaan akan mengalami kerugian karena berhenti produksi. Hal itu dikemukakan oleh Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakrie. Menurut Firman dampak negatif yang bisa timbul bila para pekerja atau buruh melakukan aksi mogok nasional selama tiga hari tiga malam akan mengganggu proses produksi, para buruh juga bisa kehilangan pekerjaannya lantaran pabrik atau perusahaan tempatnya bekerja mengalami kerugian besar akibat berhenti berproduksi.
"Mogok nasional, apalagi akan dilakukan selama 3 hari 3 malam, itu akan mengganggu proses produksi. Apalagi di industri kan kita bekerja berdasarkan deadline, terutama industri yang untuk ekspor. Kita punya batas waktu untuk bisa memenuhi pesanan. Kalau itu tidak bisa disanggupi, buyer bisa pindah ke yang lain. Ujung-ujungnya nanti bisa merugikan pekerja itu sendiri kalau usahanya berhenti," kata Firman kepada Beritasatu.com, Sabtu (4/6/2022).
Baca Juga: Said Iqbal: 3 Juta Buruh Ancam Mogok Nasional 3 Hari 3 Malam
Firman menyampaikan, sebaiknya serikat buruh lebih mengedepankan dialog dalam menolak sebuah kebijakan daripada menggelar aksi mogok kerja yang justru akan merugikan kaum buruh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




