Tak Bagi Dividen, MNC Akan Ekspansi Bisnis dan Bayar Utang
Kamis, 28 Juli 2022 | 06:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) atau MNC memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Laba perusahaan akan digunakan untuk ekspansi dan membayar utang.
"RUPST (rapat umum pemegang saham tahunan) menyimpulkan tidak ada pembagian dividen mengingat ketidakstabilan ekonomi global, fluktuasi pasar modal, dan pola belanja konsumen yang tidak menentu," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: MNC Bank Gandeng Kredit Pintar Salurkan Kredit Rp 150 M
Laba bersih MNC 2021 yang tercatat Rp 2,58 triliun akan digunakan untuk tujuan berkelanjutan. MNC saat ini sedang bernegosiasi untuk ekspansi dan menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan media internasional. Aksi korporasi ini membutuhkan alokasi modal. "Jika kesepakatan berhasil, akan membuat MNC semakin kuat di Asia," kata dia.
Selain itu kata dia, MNC juga berkomitmen membayar utang dalam denominasi dolar Amerika Serikat (AS) dengan melunasi seluruh pinjaman sindikasi senilai US$ 84 juta pada 2022.
"Setelah hal itu berhasil dijalankan, manajemen dapat mempertimbangkan mengajukan dividen interim kepada pemegang saham," kata dia.
Sementara RUPST juga menyetujui perubahan susunan anggota dewan komisaris, dengan mengangkat Muhammad Zainul Majdi sebagai wakil komisaris utama/komisaris independen.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi MNCN pasca-RUPS menjadi Komisaris Utama Hary Tanoesoedibjo, Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Muhammad Zainul Majdi, Komisaris Syafril Nasution, dan Komisaris Independen Joel Richard Hogarth.
Baca Juga: MNC Sky Vision Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris
Sementara di jajaran direksi yakni Direktur Utama Noersing, Wakil Direktur Utama Kanti Mirdiati Imansyah, Direktur Valencia Herliani Tanoesoedibjo, Direktur Ruby Panjaitan, Direktur Ella Kartika, Direktur Tantan Sumartana, dan Direktur Dini Aryanti Putri
MNC sepanjang 2021 membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 9,622 triliun naik 21% YoY dibandingkan 2020 sebesar Rp 7,956 triliun. Sementara pendapatan kuartal I 2022, naik sebesar 22% YoY menjadi Rp 2,605 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Laba bersih MNC sepanjang 2021 mencatat peningkatan signifikan sebesar 38% YoY menjadi Rp 2,577 triliun dibandingkan 2020 sebesar Rp 1,871 triliun. Hingga kuartal I2022, laba bersih mencapai Rp 697 miliar naik 65% dibandingkan Rp 421 miliar pada kuartal I 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




