ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

2012, Laba Bersih Bank Mandiri Rp15,5 Triliun

Senin, 25 Februari 2013 | 17:35 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Gedung Pusat Bank Mandiri di Jl. Gatot Subroto, Jakarta.
Gedung Pusat Bank Mandiri di Jl. Gatot Subroto, Jakarta. ( GA Photo/Mohammad Defrizal/ GA Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan laba bersih sepanjang 2012 sebesar Rp15,5 triliun. Capaian ini tumbuh 26,6 persen atau Rp3,3 triliun dari capaian tahun 2011 yang sebesar Rp12,2 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini menjelaskan, kenaikan laba bersih tersebut didorong pertumbuhan kredit dan pertumbuhan fee based income. "Pertumbuhan kredit tahun lalu sebesar 23,7 persen menjadi Rp388,8 triliun dari 2011 yang sebesar Rp314,4 triliun. Fee based income juga mencapai Rp12,2 triliun,"ujar Zulkifli dalam paparan publik di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (25/2).
 
Zulkifli mengungkapkan, pertumbuhan penyaluran kredit tersebut mendorong peningkatan asset menjadi Rp635,6 dari akhir 2011 yang sebesar Rp551,9 triliun. "Meski kredit bertumbuh, Mandiri sanggup menjaga rasio NPL net pada posisi 0,46 persen," kata Zulkifli. Kenaikan penyaluran kredit terjadi di seluruh segmen bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi terutama pada segmen mikro yang tumbuh mencapai 62,4 persen menjadi Rp19 triliun pada 2012. Jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat pesat menjadi 315,4 ribu nasabah dari 189 ribu nasabah di tahun 2011.

Sementara itu, kredit yang tersalurkan untuk segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tumbuhan sebesar 63,5 persen menjadi Rp54,7 triliun. "Bank Mandiri juga turut menyalurkan pembiayaan khusus dengan skema penjaminan pemerintah, yaitu melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Total limit KUR yang telah disalurkan Bank Mandiri hingga 2012 mencapai Rp10,8 triliun yang disalurkan kepada 210.453 ribu nasabah," ujar Zulkifli. Ditambahkannya, penyaluran kredit Bank Mandiri, terutama ke segmen mikro, yang terus menunjukkan peningkatan, merupakan realisasi dari komitmen Mandiri untuk meningkatkan akses masyarakat di berbagai wilayah Indonesia kepada pembiayaan produktif.

Zulkifli menambahkan, penghimpunan dana pihak ketiga Bank Mandiri sepanjang tahun lalu mencapai Rp482,9 triliun atau naik dari Rp422,2 triliun di Desember 2011. Dari capaian itu, total dana murah (giro dan tabungan) yang berhasil dikumpulkan Bank Mandiri sampai dengan triwulan keempat 2012 mencapai Rp316,1 triliun. "Ini terutama didorong oleh pertumbuhan tabungan sebesar 23,5 persen atau Rp38,4 triliun hingga mencapai Rp202,2 triliun," imbuhnya.

Untuk meningkatkan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, Bank Mandiri terus mengembangkan jaringan kantor cabang, jaringan elektronik, maupun jaringan layanan lainnya. Hingga Desember 2012, Bank Mandiri telah menambah 273 unit kantor cabang sehingga menjadi 1.810 unit (termasuk KCP Mikro) dari 1.537 unit pada 2011, penambahan 1.989 unit ATM sehingga menjadi 10.985 unit, menambah Electronic Data Capture (EDC) menjadi 180.352 unit, dan 309 jaringan bisnis mikro sehingga menjadi 2.212 unit.

Atas kinerja baik pada tahun 2012, Bank Mandiri memperoleh penghargaan antara lain sebagai bank terbaik di Indonesia dari tiga publikasi terkemuka di sektor keuangan, yaitu Finance Asia, Asiamoney dan The Banker. Selain penghargaan sebagai bank terbaik di Indonesia, ketiga publikasi ternama tersebut juga menganugerahi Bank Mandiri untuk kategori lainnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BNI catat laba Rp5,66 triliun pada kuartal I 2026

BNI catat laba Rp5,66 triliun pada kuartal I 2026

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon