Right Issue, Garuda Indonesia Berpotensi Raih Rp 14 Triliun
Kamis, 13 Oktober 2022 | 05:11 WIB
Terkait penggunaan dana hasil right issue, Garuda Indonesia menjelaskan seluruh dana untuk maintenance, restorasi, dan pemenuhan maintenance reserve serta modal kerja yang mencakup bahan bakar, biaya sewa pesawat dan pembayaran biaya restrukturisasi.
Sementara dana hasil private placement akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan pinjaman atau kewajiban keuangan Garuda Indonesia kepada kreditur yang berhak menerima ekuitas sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian perdamaian.
Di samping right issue dan private placement, Garuda Indonesia juga berencana menerbitkan OWK melalui private placement sebanyak Rp 8,5 miliar dengan tenor maksimum selama tujuh tahun yang seluruhnya bakal ditebus pemerintah.
Baca Juga: Harga Right Issue Garuda Indonesia Rp 50-Rp 150 Per Saham
Berdasarkan perjanjian penerbitan OWK, Garuda telah menerbitkan OWK sebesar Rp 1 triliun dengan tenor selama 3 tahun. Sesuai rencana perdamaian, OWK bakal dikonversi menjadi saham perseroan berdasarkan harga pelaksanaan.
"OWK yang akan dikonversi sebesar Rp 1 triliun menjadi sebanyak-banyaknya 20 miliar saham baru dalam perseroan yang seluruhnya akan diterbitkan untuk Pemerintah Republik Indonesia," tambahnya.
Adapun ihwal jadwal pelaksanaan, Garuda Indonesia memperkirakan aksi penambahan modal akan berlangsung pada Desember 2022 dengan indikasi jadwal penerbitan peraturan pemerintah tentang PMN dan privatisasi dilaksanakan pada 11-17 November 2022.
Kemudian pernyataan efektif OJK untuk right issue pada 21 November 2022, recording date pada 1 Desember 2022, periode perdagangan dan pelaksanaan right issue pada 5-9 Desember 2022, serta penerbitan saham baru terkait right issue berlangsung pada 7-13 Desember 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




