Liburan Hari Buruh, Tiket ke Tempat Wisata Populer di Tiongkok Ludes
Sabtu, 29 April 2023 | 09:20 WIB
Beijing, Beritasatu.com – Tiongkok bersiap untuk rekor perjalanan selama liburan Hari Buruh, dengan tiket ke tempat-tempat wisata populer di negara itu telah terjual habis, yang menandai pulihnya pariwisata domestik setelah Beijing mengakhiri pembatasan Covid- 19 .
Pihak berwenang memprediksi 19 juta perjalanan akan dilakukan melintasi jaringan kereta api Tiongkok pada hari Sabtu (29/4/2023), hari pertama dari liburan lima hari, yang akan menjadi jumlah perjalanan kereta api tertinggi yang dilakukan dalam satu hari dalam sejarah negara itu.
Ini dibandingkan dengan 4,4 juta perjalanan kereta api pada 1 Mei tahun lalu, ketika Tiongkok masih mengunci beberapa kota termasuk Shanghai untuk memerangi penyebaran Covid-19, dan puncak terakhir 18,8 juta pada hari yang sama pada tahun 2021.
Selama 40 hari periode perjalanan Tahun Baru Imlek pada Januari hingga Februari tahun ini, total 348 juta perjalanan dilakukan, atau rata-rata sekitar 8,7 juta perjalanan sehari, menurut National Railway Administration.
Liburan awal Mei ini jauh lebih pendek daripada liburan Tahun Baru Imlek dan Minggu Emas Oktober, tetapi secara tradisional masih merupakan salah satu musim perjalanan tersibuk di Tiongkok saat musim semi beralih ke musim panas. Tahun ini, liburan sangat penting bagi industri pariwisata serta ekonomi Tiongkok yang lebih luas karena negara tersebut berusaha untuk pulih dari pandemi Covid-19 selama bertahun-tahun.
"Butuh banyak usaha untuk mendapatkan tiket, kali ini sulit," kata Di Jingshu (21), saat dia menunggu kereta di stasiun kereta api Hongqiao yang padat di Shanghai, Kamis.
Otoritas penerbangan Tiongkok memperkirakan perjalanan penumpang udara mencapai total 9 juta selama lima hari.
Situs pemesanan untuk tempat-tempat wisata populer, seperti Istana Musim Panas Beijing dan bagian Badaling dari Tembok Besar menunjukkan tiket mereka terjual habis untuk beberapa hari pertama liburan Hari Buruh, dan Grup Trip.com mengatakan bahwa pemesanan di seluruh online-nya platform perjalanan telah melampaui level 2019.
Sebuah kota kecil, Zibo di provinsi pantai Shandong, yang telah menjadi viral di media sosial Tiongkok dalam beberapa minggu terakhir karena masakan barbekyu lokalnya, memberlakukan batas atas tarif kamar hotel pada hari Minggu dan tiga hari kemudian mengeluarkan surat peringatan kepada publik. pengunjung hotel-hotel di pusat kota sudah penuh dipesan.
Namun perjalanan keluar untuk liburan terus dibatasi, sebagian karena kekurangan penerbangan internasional, meskipun titik terang muncul di kota-kota seperti Makau dan Jakarta, menurut laporan dari perusahaan data perjalanan ForwardKey's.
"Pemesanan untuk perjalanan keluar sekitar 50 persen di belakang tingkat pra-pandemi," katanya. "Wisatawan Tiongkok sudah mulai bepergian ke luar negeri, tetapi masih memilih destinasi di kawasan Asia Pasifik."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




