Terpopuler: The Fed Tahan Suku Bunga hingga Harga Jengkol di Sleman
Kamis, 31 Juli 2025 | 06:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabar tentang Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuan di tengah tekanan Presiden Donald Trump menjadi berita terpopuler di Beritasatu.com pada Rabu (30/1/2025).
Kabar lain yang banyak menarik perhatian pembaca, yakni soal status peringatan dini tsunami di Indonesia Timur belum dicabut, dokter Rusia yang tetap menjalankan operasi saat gempa dahsyat, jalan penghubung Sumedang dan Subang rusak, serta harga jengkol di Sleman yang menembus Rp 150.000 per kilogram.
Berikut lima berita terpopuler atau top 5 news di Beritasatu.com sepanjang Rabu (30/7/2025):
1. The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Tengah Tekanan Trump
Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada Rabu (30/7/2025), 6 hari setelah Presiden AS Donald Trump kembali mendesak pemangkasan biaya pinjaman dalam kunjungan langka ke markas The Fed di Washington.
Trump menginginkan pemotongan tajam suku bunga dari level saat ini 4,25%-4,50% menjadi 1%. Namun, banyak ekonom menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan kondisi ekonomi AS yang relatif stabil dalam 6 minggu terakhir sejak pertemuan The Fed sebelumnya.
Meski Trump gencar menekan Ketua The Fed Jerome Powell dengan kritik terbuka, para pembuat kebijakan tampaknya tetap pada sikap hati-hati. Bahkan di antara para pendukung pemangkasan, mayoritas anggota Federal Open Market Committee (FOMC) lebih condong pada opsi pemotongan kecil sebesar seperempat poin persentase dibandingkan langkah agresif yang diinginkan Gedung Putih.
2. Status Peringatan Tsunami di Indonesia Timur Belum Dicabut BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan belum mencabut status waspada tsunami di Indonesia Timur, sebagai bagian dari imbas gempa hebat magnitudo 8,7 di Rusia.
"Kami meminta agar masyarakat di Indonesia Timur untuk menjauh dari wilayah pesisir pantai. Hingga saat ini status peringatan tsunami belum kami cabut," jelas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dikutip dari Antara, Rabu (30/7/2025).
BMKG mendeteksi adanya gelombang besar di Sarmi perlu diantisipasi oleh masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo yang sebelumnya telah ditetapkan berstatus waspada tsunami.
3.Aksi Dokter Rusia yang Tetap Operasi Pasien Saat Gempa Dipuji Warganet
Video yang beredar di media sosial Rusia memperlihatkan momen luar biasa ketika tim dokter tetap tenang saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang Semenanjung Kamchatka. Saat itu, mereka sedang melakukan operasi di sebuah rumah sakit, Rabu (30/7/2025).
Guncangan hebat membuat bangunan rumah sakit bergoyang, tetapi dokter dan tim medis tidak meninggalkan posisinya. Mereka tetap fokus, memegang pasien dengan kuat di meja operasi, serta mengamankan peralatan medis agar tidak terjatuh.
Otoritas kesehatan Rusia mengonfirmasi bahwa operasi tersebut berjalan lancar dan pasien kini dalam tahap pemulihan. Aksi heroik para dokter ini menuai pujian warganet di platform X, yang menyebut mereka sebagai pahlawan.
4. Jalan Penghubung Sumedang-Subang Rusak, Pemkab Kaji Pemindahan Jalur
Kerusakan parah terjadi di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Subang, di kawasan Haurpapak Desa Surian, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kerusakan ini, sudah berlangsung selama puluhan tahun, akibat kondisi tanah yang labil, dan hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen.
Pantauan di lokasi, jalan berlapis tanah menutupi susunan beronjong di bawahnya. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstrahati-hati saat melintas.
Tak sedikit warga mengaku khawatir mengalami kecelakaan. Bahkan di antaranya, terdapat dua ibu-ibu yang menggunakan sepeda motor, harus menurunkan penumpangnya lantaran khawatir terjatuh.
5. Harga Jengkol di Sleman Tembus Rp 150.000 Per Kg, Konsumen Mengeluh
Harga sejumlah komoditas sayuran di pasar tradisional Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir. Jengkol menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan, kini dijual hingga Rp 150.000 per kilogram, jauh melampaui harga sebelumnya di kisaran Rp 25.000 per kilogram.
Di Pasar Tradisional Gamping, lonjakan harga jengkol dipicu oleh berkurangnya pasokan dari petani sehingga stok di pasar menjadi sangat terbatas.
“Sekarang jengkol harganya Rp 150.000-Rp 140.000 biasanya cuma Rp 20.000-Rp 25.000. Stok memang tidak ada karena bukan musimnya,” ujar Tinah, pedagang jengkol dan petai, Rabu (30/7/2025).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




