ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ricuh di Sidang Senat AS Soal Iran, Pengunjuk Rasa dan Polisi Cedera

Kamis, 5 Maret 2026 | 12:43 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Gedung Capitol AS di Washington.
Gedung Capitol AS di Washington. (AP/Rahmat Gul)

Washington, Beritasatu.com — Kericuhan terjadi di gedung kantor Senat Amerika Serikat (AS) pada Rabu (4/3/2026) ketika seorang pengunjuk rasa memprotes kebijakan militer AS di Iran saat sidang berlangsung. Insiden tersebut menyebabkan seorang demonstran dan tiga petugas Kepolisian Capitol mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Demonstran yang diketahui bernama Brian C McGinnis, warga North Carolina, diamankan setelah melawan petugas saat hendak dikeluarkan dari ruang sidang. Kepolisian Capitol menyatakan, McGinnis kini menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk tiga tuduhan menyerang petugas polisi serta tiga dakwaan terkait perlawanan terhadap penangkapan dan aksi demonstrasi ilegal.

“Siang ini, seorang pria yang tidak tertib yang mulai melakukan protes ilegal selama sidang menempatkan semua orang dalam posisi berbahaya dengan melawan dan melawan upaya petugas kami untuk mengeluarkannya dari ruangan,” demikian pernyataan Kepolisian Capitol.

ADVERTISEMENT

Sejumlah video yang beredar menunjukkan McGinnis tiba-tiba berdiri dan berteriak saat sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat berlangsung. Petugas keamanan yang berada di lokasi segera mendekatinya dan berupaya membawanya keluar dari ruang sidang.

Dalam aksinya, McGinnis memprotes kampanye militer AS di Iran. Ia berteriak bahwa masyarakat AS tidak ingin anak-anak mereka dikirim berperang demi kepentingan negara lain.

Petugas kemudian menarik McGinnis menuju pintu keluar. Namun, ia berusaha melawan dengan berpegangan pada kusen pintu sehingga terjadi tarik-menarik dengan aparat keamanan.

Situasi tersebut membuat Senator Partai Republik dari Montana, Tim Sheehy, yang juga anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat, turun tangan membantu petugas. Mantan anggota Navy SEAL itu terlihat membantu menarik lengan demonstran agar bisa dikeluarkan dari ruangan.

Dalam pernyataannya, Kepolisian Capitol menyebut McGinnis sengaja menjepit lengannya sendiri di pintu sebagai bentuk perlawanan ketika petugas mencoba membawanya keluar dari ruang sidang. Ia kemudian mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

Sementara itu, Sheehy melalui media sosial menyatakan bahwa dirinya hanya berusaha membantu meredakan situasi yang memanas. “Pria ini datang ke Capitol mencari konfrontasi, dan dia mendapatkannya. Saya harap dia mendapatkan bantuan yang dibutuhkannya tanpa menyebabkan kekerasan lebih lanjut,” tulis Sheehy.

Sebuah video lain yang diunggah melalui akun media sosial X dengan nama Brian McGinnis memperlihatkan seorang pria yang diyakini sebagai demonstran tersebut berada di luar Gedung Capitol pada Rabu pagi sebelum sidang berlangsung.

Dalam keterangan akun tersebut disebutkan bahwa McGinnis merupakan calon senator dari Partai Hijau. Dalam video itu, ia menyatakan datang ke Washington DC untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan Senat yang dinilainya menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik perang.

“Siapa pun yang merasa kecewa dan dikhianati oleh pemerintah kita, Anda tidak sendirian,” ujarnya dalam video tersebut.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT