Trump: Iran Akan Kuasai Timur Tengah jika Tak Diserang
Selasa, 10 Maret 2026 | 08:20 WIB
Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Iran berpotensi menguasai kawasan Timur Tengah apabila Amerika Serikat tidak mengambil tindakan lebih dahulu terhadap negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan ketika menjelaskan alasan di balik kebijakan militernya terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
“Jika saya tidak menyerang mereka terlebih dahulu, mereka akan menyerang sekutu kita terlebih dahulu. Saya percaya berdasarkan informasi dan keyakinan,” kata Trump.
Ia kemudian menambahkan bahwa Iran dinilai memiliki ambisi besar untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Timur Tengah.
“Mereka akan menguasai Timur Tengah," tegasnya.
Frasa “berdasarkan informasi dan keyakinan” yang digunakan Trump merupakan istilah yang sering muncul dalam konteks hukum, terutama dalam dokumen atau pernyataan tertulis.
Istilah tersebut umumnya digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu pernyataan didasarkan pada informasi tidak langsung, tetapi tetap diyakini kebenarannya oleh pihak yang menyampaikannya.
Penggunaan frasa tersebut oleh Trump juga menarik perhatian karena latar belakang hukumnya yang cukup panjang sebelum kembali menjabat sebagai presiden.
Sebelumnya, Trump sempat didakwa dalam empat kasus pidana dan juga menghadapi sejumlah tuntutan perdata terkait praktik bisnisnya.
Meski demikian, ia tetap berhasil kembali ke Gedung Putih setelah melalui proses politik dan hukum yang panjang.
Pengalaman menghadapi berbagai perkara hukum tersebut membuat Trump bukan sosok yang asing dengan proses pengadilan maupun penggunaan istilah hukum, termasuk dalam komunikasi publiknya.
Pernyataan terbaru Trump terkait Iran muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama menyangkut isu keamanan regional, program nuklir Iran, serta hubungan antara AS dan para sekutunya di kawasan tersebut.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait pernyataan terbaru presiden Amerika Serikat tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PSEL di Makassar Dipercepat untuk Atasi Praktik Open Dumping
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Situasi Lebanon Memanas, KSAD Maruli: Prajurit TNI Sudah Paham SOP!




