ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Ancam Hujani Rudal Kampus-kampus AS di Timur Tengah

Minggu, 29 Maret 2026 | 14:33 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Korps Garda Revolusi Iran mengeluarkan peringatan keras kepada kampus-kampus yang berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah
Korps Garda Revolusi Iran mengeluarkan peringatan keras kepada kampus-kampus yang berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah (Fars News Agency via AP/Ali Shaigan)

Teheran, Beritasatu.com – Korps Garda Revolusi Iran mengeluarkan peringatan keras kepada kampus-kampus universitas Amerika Serikat (AS) yang berada di kawasan Timur Tengah. Institusi pendidikan yang berafiliasi dengan AS tersebut disebut berpotensi menjadi target serangan rudal Iran di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik antara AS dan Israel melawan Iran.

Peringatan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Fars, Teheran memperingatkan universitas-universitas yang berafiliasi dengan AS di kawasan tersebut dapat menghadapi serangan balasan, dikutip dari Times Kuwait, Minggu (29/3/2026). 

Ancaman tersebut disebut dapat terjadi jika AS tidak secara resmi mengutuk serangan yang dilakukan bersama Israel terhadap Iran dalam beberapa waktu terakhir, sebelum Senin (30/3/2026) waktu setempat. 

ADVERTISEMENT

Mengutip laporan DW, peringatan itu akhirnya memaksa para staf, dosen, mahasiswa, serta masyarakat di sekitar kampus untuk menjaga jarak minimal 1 kilometer dari area universitas. Imbauan ini menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan di kawasan tersebut.

Sejumlah institusi pendidikan tinggi asal AS memang memiliki kampus cabang di wilayah Teluk. Contohnya seperti Universitas Texas A&M di Qatar serta Universitas New York yang memiliki kampus di Uni Emirat Arab.

Peringatan dari Garda Revolusi Iran ini muncul setelah berminggu-minggu operasi militer yang dilakukan AS dan Israel. Serangan gabungan militer AS dan Israel dilaporkan telah menyebabkan kerusakan luas pada berbagai infrastruktur militer Iran. Meski demikian, Iran masih gencar melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan sejumlah negara yang bersekutu dengan AS di kawasan Teluk. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT