ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Fungsi Drone Tiongkok yang Ditemukan di Perairan Selayar

Senin, 4 Januari 2021 | 11:29 WIB
YS
FB
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: FMB
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono meninjau dua kapal perang baru yang akan memperkuat armada TNI Angkatan Laut yakni KRI Teluk Kendari 518 dan KRI Teluk Kupang 519 di dermaga Kolinlamil Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/11/2020).
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono meninjau dua kapal perang baru yang akan memperkuat armada TNI Angkatan Laut yakni KRI Teluk Kendari 518 dan KRI Teluk Kupang 519 di dermaga Kolinlamil Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/11/2020). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com- Kepala Staf TNI AL (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, menjelaskan, drone yang ditemukan di perairan Selayar, Sulawesi Selatan merupakan seaglider. Alat tersebut bisa bertahan hingga dua tahun di laut dan biasa digunakan dalam dunia industri maupun militer.

"Seaglider ini dapat bertahan sampai dua tahun beroperasi di laut. Jadi alat ini juga bisa berjalan mengikuti arah arus karena di sini ada kemudinya, yang bisa mengikuti arah arus," kata Kasal Yudo Margono dalam jumpa pers di Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidrosal) TNI AL, Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/1/2021).

Dijelaskan, seaglider yang dimaksud bisa tenggelam di dasar perairan dan mengumpulkan data. Termasuk mengumpulkan data altimetri, di antaranya mengukur arah arus, kedalaman laut, dan lain-lain.

"Dia bisa bertahan hingga dua tahun beroperasi di laut, bisa dikendalikan. Begitu muncul datanya masuk ke satelit, dari satelit datanya langsung diambil oleh yang mengoperasikan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Kasal, biasanya seaglider diluncurkan dari kapal dan sekaligus membuat track line (jalur operasi) dan misi operasi. Seaglider akan membuat track yang sudah dikendalikan. Kemudian, seaglider dilepas di laut untuk menjalankan misinya.

"Dia bisa turun ke dasar laut dengan memancarkan sensor. Mengukur oksigen, kedalaman, dan untuk mendeteksi. Kemudian saat muncul, sensornya juga merekam CTD, clorophyl, dan oksigen. Sampai timbul ke permukaan UUV ini mengirimkan data, mengirimkan posisi, operator dapat mengubah misi dan melihat konektivitas instrumen," ujarnya. 

Menurut Yudo, seaglider memang bisa digunakan untuk berbagai kepentingan. Mulai dari kepentingan industri, survei, ataupun kepentingan militer karena kemampuannya dalam memetakan kondisi tertentu.

Alat yang sama juga disebut-sebut biasa digunakan negara tertentu untuk industri pertambangan. Biasanya digunakan untuk keperluan pengeboran minyak atau lainnya. Di bidang industri perikanan juga bisa menggunakan alat tersebut untuk mencari ikan.

Kemampuan alat itu jika digunakan untuk kepentingan militer biasanya digunakan untuk memetakan kondisi tertentu yang nantinya menghasilkan data-data khusus. Alat juga bisa bertujuan untuk melakukan survei kondisi geografis.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tamparan Keras bagi Israel! Iran Sukses Sita Drone Canggih Hermes 900

Tamparan Keras bagi Israel! Iran Sukses Sita Drone Canggih Hermes 900

INTERNASIONAL
TNI AL Gunakan Drone dan KSOT untuk Patroli Laut demi Hemat BBM

TNI AL Gunakan Drone dan KSOT untuk Patroli Laut demi Hemat BBM

NASIONAL
AS Kehilangan 24 Drone Reaper dalam Perang Iran, Rugi Rp 11,5 Triliun

AS Kehilangan 24 Drone Reaper dalam Perang Iran, Rugi Rp 11,5 Triliun

INTERNASIONAL
Rusia Diduga Kirim Drone Canggih ke Iran

Rusia Diduga Kirim Drone Canggih ke Iran

INTERNASIONAL
Iran Bisa Kalahkan AS dalam Perang Timur Tengah

Iran Bisa Kalahkan AS dalam Perang Timur Tengah

EKONOMI
Ahli: Israel Pakai Drone Seharga Jutaan Dolar AS demi Bidik Khamenei

Ahli: Israel Pakai Drone Seharga Jutaan Dolar AS demi Bidik Khamenei

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon