Arus Mudik Padat, Tol Cipali Macet 12 Kilometer Malam Ini
Sabtu, 14 Maret 2026 | 23:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kemacetan kendaraan terjadi di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) pada Sabtu (14/3/2026) pukul 23.23 WIB. Kepadatan arus lalu lintas terpantau membentang sepanjang 12 kilometer, mulai dari kilometer 118 hingga kilometer 135, pada jalur menuju arah timur atau Jawa Tengah.
Pantauan kamera lalu lintas dipantau dari laman Kementerian PU menunjukkan antrean kendaraan memanjang di jalur A. Laju kendaraan terlihat tersendat dengan dominasi mobil pribadi, bus antar-kota antar-provinsi (AKAP), serta sejumlah truk logistik yang masih melintas di ruas tol tersebut.
Sebaliknya, arus kendaraan di jalur berlawanan yang mengarah ke Jakarta relatif lebih lancar. Kendaraan di jalur B masih dapat melaju dengan kecepatan normal tanpa terlihat antrean panjang seperti di jalur menuju Jawa Tengah.
“Dari kilometer 118 sudah melambat tadi. Ini masih di kilometer 126 jalan lebih lambat hanya 20 kilometer per jam,” ujar Ramli pemudik asal Depok menuju Ungaran Jawa Tengah kepada Beritasatu.com, Sabtu (14/3/2026).
Kepadatan di ruas tol tersebut dipicu meningkatnya volume kendaraan yang mulai bergerak lebih awal menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Lonjakan kendaraan pribadi yang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur juga turut memperlambat laju kendaraan di jalur tersebut.
Petugas lalu lintas terus memantau situasi di lapangan guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
Pengendara diimbau tetap menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memanfaatkan rest area jika merasa lelah selama perjalanan menuju kampung halaman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




