Tim SAR: Sulitnya Komunikasi Hambat Pencarian Korban Kapal Tabrakan di Indramayu
Minggu, 4 April 2021 | 16:26 WIB
Indramayu, Beritasatu.com - Kepala Kantor Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Bandung Deden Ridwansah mengatakan pencarian dan evakuasi korban tabrakan kapal di perairan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terkendala sulitnya komunikasi.
"Kendala kita hadapi ini komunikasi yang sangat sulit sehingga informasi kurang berkembang," kata Deden di Indramayu, Minggu (4/4/2021).
Menurutnya, dengan sulitnya komunikasi antara tim yang berada di lapangan dan pos, maka informasi tidak bisa berkembang, sejauh mana tim melakukan pencarian kepada para korban.
Namun yang pasti, lanjut Deden, informasi terakhir menyebutkan bahwa tim telah menemukan dua orang korban dalam keadaan meninggal dunia.
Sedangkan 15 orang lainnya yang dinyatakan selamat dalam kondisi baik dan sudah dievakuasi ke KN Wisnu milik Basarnas.
"Tetapi tadi saya komunikasi dengan KN Wisnu bahwa 15 orang yang berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat," ujarnya.
Saat ini, kata Deden, tim yang melakukan pencarian di lokasi kejadian terus berupaya menyisir semua titik terjadinya tabrakan antara Kapal Nelayan Barokah Jaya dan Kapal Habco Pioneer.
Ia menambahkan, pihaknya juga menerjunkan tim selam dan dari informasi yang ada bahwa di lambung Kapal Nelayan Barokah Jaya sudah tidak ditemukan korban lagi.
"Kalau di lambung Kapal Barokah Jaya semua sudah steril, tidak ada korban di sana setelah pada jam 08.00 WIB tadi ditemukan satu orang dalam keadaan meninggal," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




