ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Lebaran 2026, Penumpang Turun di Daop 4 Semarang Melonjak

Minggu, 15 Maret 2026 | 16:53 WIB
WW
DM
Penulis: Widy Wicaksono | Editor: DM
Jumlah penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang meningkat signifikan menjelang hari raya Idulfitri 2026. Data operasional menunjukkan peningkatan jumlah penumpang yang turun di sejumlah stasiun di wilayah tersebut. Pada Minggu, 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 48.556 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.
Jumlah penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang meningkat signifikan menjelang hari raya Idulfitri 2026. Data operasional menunjukkan peningkatan jumlah penumpang yang turun di sejumlah stasiun di wilayah tersebut. Pada Minggu, 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 48.556 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. (Beritasatu.com/Widy Wicaksono)

Semarang, Beritasatu.com - Jumlah penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang meningkat signifikan menjelang hari raya Idulfitri 2026. Data operasional menunjukkan peningkatan jumlah penumpang yang turun di sejumlah stasiun di wilayah tersebut.

Pada Minggu (15/3/2026), tercatat sebanyak 48.556 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21.634 penumpang berangkat, sedangkan 26.922 penumpang turun di berbagai stasiun wilayah Daop 4. Data tersebut dihimpun hingga pukul 09.00 WIB dan diperkirakan masih akan terus bertambah mendekati hari puncak arus mudik Lebaran.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebutkan terdapat empat stasiun utama yang mencatat peningkatan aktivitas penumpang. Empat stasiun yang mengalami lonjakan penumpang yakni Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan, serta Stasiun Tegal.

ADVERTISEMENT

Di Stasiun Semarang Tawang tercatat 6.766 penumpang berangkat dan 7.530 turun. Sementara di Stasiun Semarang Poncol terdapat 7.551 penumpang berangkat dan 3.738 turun. Di Stasiun Pekalongan tercatat 1.591 penumpang naik dan 3.160 turun. Sementara itu, di Stasiun Tegal terdapat 1.737 penumpang berangkat dan 4.453 turun.

Secara kumulatif sejak Rabu (13/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026), jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 4 mencapai 98.043 orang. Sementara penumpang yang tiba atau turun di seluruh stasiun wilayah Daop 4 Semarang tercatat sebanyak 109.061 orang.

“Para pelanggan didominasi dengan kereta api tujuan Jakarta, Surabaya, Solo, serta Purwokerto. Untuk kereta api jarak jauh favorit keberangkatan Daop 4 yaitu KA Ambarawa Ekspres, KA Tawang Jaya, KA Menoreh, dan KA Gunungjati,” jelas Luqman.

Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 36 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Perinciannya, 34 perjalanan reguler serta 2 kereta tambahan. Dengan jumlah tersebut, total kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai sekitar 21.128 kursi per hari untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api.

Masyarakat yang ingin melakukan perjalanan diimbau untuk membeli tiket melalui saluran resmi perusahaan, seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan tiket resmi lainnya.

Untuk menjaga keselamatan perjalanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya dengan melaksanakan inspeksi mendadak berupa tes narkoba kepada para petugas yang terlibat dalam operasional perjalanan kereta api maupun pekerja di stasiun.

Pemeriksaan tersebut dilakukan secara rahasia tanpa pemberitahuan sebelumnya dan diikuti oleh seluruh awak sarana perkeretaapian (ASP), termasuk masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, petugas keamanan, prama-prami, hingga petugas kebersihan dan penjaga perlintasan.

Tes urine yang dilakukan menggunakan enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine (AMP), morphine/opiate (MOP), marijuana (THC), cocaine (COC), methamphetamine (MET), serta benzodiazepine (BZD). Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, seluruh petugas dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

“Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas perusahaan. Oleh karena itu, setiap petugas yang bertugas harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Tes narkoba ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan tidak ada petugas yang terlibat penyalahgunaan narkotika yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

NUSANTARA
Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

Hindari Macet Siang, Ribuan Pemudik Motor Padati Ketapang Sabtu Malam

JAWA TIMUR
Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

Arus Balik H+7 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

JAWA BARAT
53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

53.185 Pemudik KA Masuk Jakarta Hari Ini, Mayoritas dari Jateng-Jatim

JAKARTA
Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

Nagreg Diguyur Hujan, 55.811 Kendaraan Tetap Terjang Arus Balik

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon