ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kisah Rusmini, Perempuan Tangguh Pemecah Batu di Jember

Senin, 21 April 2025 | 15:47 WIB
AN
H
Penulis: Ahmad Hisyam Nugroho | Editor: HE
Sudah 15 tahun Rusmini menekuni pekerjaan berat sebagai pemecah batu di Jember yang umumnya dilakukan oleh kaum pria.
Sudah 15 tahun Rusmini menekuni pekerjaan berat sebagai pemecah batu di Jember yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. (Beritasatu.com/Ahmad Hisyam Nugroho)

Jember, Beritasatu.com – Di tengah kerasnya kehidupan dan pembangunan yang terus berjalan, kisah inspiratif datang dari Rusmini (52), seorang perempuan tangguh pemecah batu asal Dusun Plalangan, Desa Sumber Kalong, Kecamatan Kalisat, Jember.

Sudah 15 tahun Rusmini menekuni pekerjaan berat yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. Sejak pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, ia setiap hari memecah batu demi menyambung hidup.

Dengan upah harian hanya Rp 30.000, Rusmini tetap semangat bekerja. Ia mengumpulkan sisa potongan batu dan memecahnya menjadi ukuran kecil yang digunakan sebagai material pengecoran bangunan.

ADVERTISEMENT

“Sudah 15 tahun saya kerja jadi pemecah batu. Batu-batu ini nanti dipakai untuk pengecoran,” ujar Rusmini saat ditemui pada Senin (21/4/2025) pagi.

Pekerjaan sebagai pemecah batu di Jember ini jelas menantang secara fisik. Tangan Rusmini kerap terluka akibat hantaman palu. Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya.

“Sering juga kena mata atau tangan, tetapi ya harus tetap kerja, bantu suami cari tambahan,” ungkapnya.

Selain Rusmini, di Dusun Plalangan, ada puluhan perempuan pemecah batu di Jember yang turut berjuang menghadapi kerasnya hidup. Pemandangan ini menjadi potret nyata ketangguhan perempuan Indonesia yang kerap tak tersorot.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon