Whoop Jadi Sorotan Seusai Dipakai Deddy Pantau Kesehatan Vidi Aldiano
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dalam beberapa waktu terakhir, nama Whoop menjadi perbincangan publik setelah perangkat ini disebut digunakan oleh Deddy Corbuzier untuk memantau kondisi kesehatan sahabatnya, Vidi Aldiano.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @Mastercorbuzier, Deddy Corbuzier menyampaikan ia akan melepas perangkat pemantau kesehatan yang selama ini dipakainya untuk memantau kondisi Vidi Aldiano melalui aplikasi Whoop.
“Vid. Gue izin lepas Whoop gue ya Vid. Gue pakai ini cuma buat pantau loe setiap hari. Hari ini gue lihat sudah enggak ada data loe, Vid. Jadi enggak ada gunanya lagi buat gue pakai. So I’ll take it off ya,” tulis Deddy yang dikutip Rabu (11/3/2026).
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap persahabatan yang terjalin di antara mereka. Deddy juga berharap berbagai kenangan yang pernah dilalui bersama Vidi Aldiano akan tetap tersimpan dan dikenang sepanjang hidupnya.
Pernyataan ini kemudian menarik perhatian publik dan membuat banyak orang penasaran mengenai teknologi kesehatan yang digunakan oleh Deddy Corbuzier tersebut.
Apa Itu Whoop?
Whoop adalah perusahaan teknologi kesehatan yang mengembangkan perangkat wearable berbentuk gelang pintar untuk memantau berbagai indikator fisiologis tubuh.
Perangkat ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam mengenai kondisi kesehatan pengguna melalui analisis data biometrik yang dikumpulkan sepanjang hari.
Berbeda dengan smartwatch pada umumnya, Whoop lebih berfokus pada pemantauan kesehatan dan performa tubuh. Gelang pintar ini dilengkapi sensor yang mampu mengukur berbagai parameter penting, antara lain detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), kualitas tidur, dan tingkat aktivitas fisik.
Data yang dikumpulkan oleh perangkat tersebut kemudian diproses melalui aplikasi khusus yang menghasilkan laporan komprehensif mengenai kondisi tubuh pengguna.
Melalui laporan ini, pengguna dapat mengetahui apakah tubuh mereka berada dalam kondisi optimal, membutuhkan istirahat, atau mengalami kelelahan.
Dengan pendekatan berbasis data, Whoop membantu pengguna membuat keputusan yang lebih tepat terkait aktivitas harian, pola tidur, hingga strategi pemulihan tubuh.

Cara Kerja Whoop dalam Memantau Kesehatan
Secara teknis, Whoop bekerja dengan memanfaatkan sensor optik serta algoritma analisis data yang canggih. Sensor tersebut mampu memantau aktivitas fisiologis tubuh secara kontinu selama 24 jam.
Berikut beberapa mekanisme utama yang digunakan oleh perangkat ini.
1. Pemantauan detak jantung secara real time
Perangkat Whoop menggunakan sensor optik untuk membaca detak jantung melalui kulit. Sensor ini memanfaatkan teknologi photoplethysmography (PPG), yaitu metode yang mendeteksi perubahan aliran darah di pembuluh kapiler.
Melalui pemantauan ini, pengguna dapat mengetahui bagaimana tubuh merespons berbagai aktivitas, mulai dari olahraga hingga kegiatan sehari-hari.
2. Analisis variabilitas detak jantung (HRV)
Salah satu fitur unggulan Whoop adalah analisis heart rate variability (HRV), yaitu variasi waktu antara setiap detak jantung. HRV merupakan indikator penting untuk mengetahui tingkat stres, tingkat kelelahan, dan kemampuan tubuh dalam proses pemulihan.
Semakin tinggi nilai HRV, biasanya menunjukkan bahwa sistem saraf otonom berada dalam kondisi lebih seimbang dan tubuh lebih siap menghadapi aktivitas.
3. Pemantauan kualitas tidur
Selain memantau aktivitas fisik, Whoop juga menganalisis kualitas tidur pengguna. Sistem ini mampu mengidentifikasi berbagai fase tidur, antara lain tidur ringan, tidur dalam (deep sleep), dan tidur REM.
Berdasarkan data tersebut, aplikasi kemudian memberikan rekomendasi mengenai durasi tidur yang ideal agar tubuh dapat pulih secara optimal.
4. Pengukuran strain atau beban aktivitas
Fitur lain yang menjadi keunggulan Whoop adalah pengukuran strain, yaitu tingkat beban aktivitas yang dialami tubuh sepanjang hari. Nilai strain dihitung berdasarkan respons kardiovaskular terhadap aktivitas fisik.
Dengan mengetahui tingkat strain, pengguna dapat menyesuaikan intensitas latihan agar tidak berlebihan ataupun terlalu ringan.
Sistem Recovery Jadi Salah Satu Fitur Kunci Whoop
Salah satu konsep utama dalam ekosistem Whoop adalah recovery score, yaitu indikator yang menunjukkan seberapa siap tubuh menghadapi aktivitas pada hari berikutnya.
Skor pemulihan ini dihitung berdasarkan beberapa faktor penting, di antaranya variabilitas detak jantung, kualitas tidur, tingkat aktivitas pada hari sebelumnya, dan kondisi fisiologis tubuh secara keseluruhan.
Berdasarkan data tersebut, sistem akan memberikan indikator warna:
- Hijau: Tubuh dalam kondisi optimal.
- Kuning: Kondisi cukup, tetapi perlu berhati-hati.
- Merah: Tubuh membutuhkan istirahat
Pendekatan ini membantu pengguna mengatur pola latihan dan aktivitas secara lebih aman dan efektif.
Whoop Banyak Digunakan Atlet dan Figur Publik
Perangkat Whoop tidak hanya digunakan oleh masyarakat umum, tetapi juga populer di kalangan atlet profesional dan figur publik yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara intensif.
Hal ini dipengaruhi oleh beberapa keunggulan utama perangkat tersebut.
- Analisis data yang mendalam
Tidak seperti pelacak aktivitas biasa, Whoop memberikan analisis yang lebih mendalam mengenai kondisi fisiologis tubuh. Hal ini memungkinkan pengguna memahami hubungan antara aktivitas, stres, dan proses pemulihan tubuh.
- Pemantauan 24 jam nonstop
Perangkat ini dirancang untuk digunakan sepanjang hari, termasuk saat tidur.
Bahkan, sistem pengisian dayanya memungkinkan pengguna tetap mengenakan perangkat saat baterai sedang diisi.
- Fokus pada performa dan pemulihan
Alih-alih sekadar menghitung langkah kaki, Whoop lebih berfokus pada keseimbangan antara aktivitas dan pemulihan tubuh. Pendekatan ini dianggap penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran jangka panjang.
Secara keseluruhan, Whoop merupakan perangkat wearable yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi fisiologis tubuh. Dengan memantau berbagai indikator seperti detak jantung, kualitas tidur, tingkat aktivitas, hingga kemampuan pemulihan tubuh, perangkat ini membantu pengguna mengambil keputusan yang lebih bijak terkait kesehatan dan gaya hidup.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PSEL di Makassar Dipercepat untuk Atasi Praktik Open Dumping
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Situasi Lebanon Memanas, KSAD Maruli: Prajurit TNI Sudah Paham SOP!




