Kapolda Jabar Bakal Proses Hukum Pencopot Label Gereja di Posko Gempa Cianjur
Minggu, 27 November 2022 | 16:34 WIB
Suntana juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan hal serupa. Masyarakat diminta untuk menghubungi atau melaporkan ke kepolisian atau posko terdekat jika menemukan hal yang dirasa tidak sesuai.
"Tidak pernah boleh melakukan tindakan main hakim sendiri melakukan pencopotan seperti itu," ingatnya.
Ia juga mengingatkan dan mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat bahwa Cianjur saat ini sedang dalam suasana yang sangat berduka.
"Kita sangat membutuhkan bantuan dari pihak manapun. Tidak ada perbedaan yang dilakukan oleh siapapun, semuanya untuk kemanusiaan," tutup Suntana.
Baca Juga: Temuan 3 Jenazah, Korban Tewas Gempa Cianjur Jadi 321 Orang
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil menyesalkan pencopotan label gereja di posko pengungsian korban gempa Cianjur tersebut. Ridwan Kamil menegaskan peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali.
"Sangat disesalkan dan tidak boleh terulang lagi," tegasnya.
Dikatakan Ridwan Kamil, bencana alam, termasuk gempa Cianjur datang tidak pilih-pilih. Semua pihak dan semua golongan di Cianjur pasti terdampak bencana tersebut. Pihak yang membantu penanganan bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apa pun keyakinan atau agamanya.
"Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka," katanya.
Baca Juga: Tim DVI Polri Kesulitan Identifikasi Korban Gempa Cianjur
Untuk itu, Ridwan Kamil meminta semua pihak menjunjung Pancasila, terutam sila kedua, yakni "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Dikatakan, bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikit pun oleh unsur kebencian golongan.
"Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Hatur nuhun. Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




